Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah
Ini yang dikatakan para peserta lomba jambore posyandu NTT terkait kegiatan mereka selama di Kupang
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang, Gordi Donofan
POS KUPANG.COM, KUPANG - Memasuki hari ke tiga kegiatan Jambore Kader Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)tingkat Tenggara Timur (NTT), panitia penyelanggara masih menggelar kegiatan lomba.
Pantaun Pos Kupang pada Selasa (12/9/2017) para peserta tampak mengikuti lomba penyuluhan Program Kerja para kader dengan tema Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Lomba penyuluhan itu dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur NTT pada Selasa (12/9/2017).
Satu diantara peserta lomba, Marlin, mengaku lomba yang dilaksanakan itu adalah bentuk pelatihan kepada semua kader posyandu bagaimana cara memberdayakan masyarakat.
"Kami mengajak semua masyarakat untuk manfaatkan pekarangan rumah yang dijadikan sebagai lahan untuk ditanami sayur," ujarnya Merlin kader Posyandu Nagekeo.
Marselinus Meze, ketua kader Posyandu, Kelurahan Nageoga, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, mengaku bangga dan senang bisa berbagi ilmu saat lomba.
"Gotong royong semua warga di sekitar. Buah-buahan, toga kacang-kacangan. Kami ajak mereka dengan pendekatan secara budaya. Menjadi kader harus menyesuaikan dengan masyarakat, dorong mereka supaya membuat lahan supaya tanam sayuran untuk menambah penghasilan keluarga," ujar Marsel.
M Nahak, seorang peserta lomba asal Belu mengatakan, pemanfatan pekarangan rumah sebenarnya sangat sederhana.
"Kita manfaatkan halaman depan, samping dan belakang rumah untuk taman sayuran, toga. Ini juga demi kebutuhan makanan keluarga," ujarnya.
Alfons Dae, pendamping sekaligus kader asal Malaka, mengatakan, pola konsumsi makanan keluarga tergantung kreatifitas dari anggota keluarga. Sehingga pemanfaatan halaman rumah yang paling penting adalah menanam sayur dan buah-buahan.
"Selain tanam sayur, halaman rumah kita menjadi asri dan kelihatan indah. Yang jelas udara juga segar dan sejuk. Pemenuhan akan gizi makanan akan terpenuhi," jelas Dae.
Informasi yang diperoleh dari panitia, peserta yang terlibat dalam lomba penyuluhan ini adalah utusan kader Posyandu yang berasal dari 22 Kabupaten Kota.
Lomba-lomba ini merupakan bentuk persiapan seluruh kader PKK dan Kader Posyansdu sebagai bekal untuk memberikan kesadaran serta dorongan kepada semua masyarakat agar kesejahteraan keluarga akan terwujud. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tebe_20170912_134050.jpg)