Sejumlah Titik Rawan Macet di Kota Kupang. Ini Terkait Soal Jalur Kuanino

Lagi-lagi jalur Sikumana-Kuanino menjadi pokok bahasan terkait kemacetan lalin di Kota kupang

Sejumlah Titik Rawan Macet di Kota Kupang. Ini Terkait Soal Jalur Kuanino
Pos Kupang/Gordi Donofan
Kadis Perhubungan Kota Kupang, Erens Leka 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Gordi Donofan

POS KUPANG.COM, KUPANG - Kemacetan yang melanda Kota Kupang akhir-akhir ini memang sangat terasa. Ada beberapa titik memang butuh perhatian khusus.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Yogerens Leka, ketika dihubungi Pos Kupang pada Sabtu (9/9/2017) via telepon selulernya mengatakan, kemacetan yang melanda Kota Kupang saat ini memang tidak bisa dipungkiri.

Tiga atau empat tahun lagi Kota Kupang akan merasakan dampak yang sangat parah jika tidak mulai dari sekarang mencari solusinya.

"Jadi ada titik-titik yang rawan macet yaitu, Strat A, Oeba, Jembatan Liliba, Kuanino di Jalan Jenderal Sudirman, di depan Undana Lama, Oepura dan masih ada lagi titik lainnya," ungkap Erens Leka.

Ia mengaku, jumlah kendaraan yang semakin bertambah dan lebar jalan yang sangat sempit.

Katanya, sekarang masih proses duduk dan diskusi bersama dinas terkait untuk membahas persoalan ini.

"Untuk di Kuanino kami akan koordinasikan minggu depan dengan Pol PP untuk melakukan penertiban. Edaran Walikota tentang bongkar muat kita akan tegakan," ujarnya.

Ketika ditanya soal rencana bangun jalur khusus atau satu jalur dari arah Sikumana, Oepura sampai terminal Kupang, pihaknya, belum duduk bersama membahas soal itu dengan intansi terkait.

"Tapi memang secara kasat mata, kita bisa lihat bahwa itu sudah tidak mungkin kita buat satu jalur. Itu sangat tidak mungkin karena tidak ada jalur alternatif. Kita di Kota itu tidak ada jalan alternatif,"ujarnya.

Ia mengatakan, kemacetan di Kota Kupang saat ini memang sudah terasa. Karena ruas jalan tidak pernah bertambah sementara kendaraan yang masuk ke Kota Kupang setiap tahun meningkat.

Mengenai jalur khusus itu, pihaknya akan merencanakan mengundang dinas PU untuk membahas bersama persoalan ini.

"Jadi nanti saya ada rencana undang dinas PU untuk coba duduk sama-sama untuk mendesain kira-kira ke depan folow up tentang kondisi jalan. Karena memang untuk Kota Kupang untuk sementara tidak ada jalur alternatif yang menghubungkan Oepura-Kupang. Nanti kita duduk dengan dinas terkait untuk mendesain modelnya seperti apa," jelas Erens. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved