Warga Mengeluh Lubang Galian dan Material Menumpuk di Bahu Jalan WJ Lalamentik
Minggu lalu tumpukan materialnya sangat banyak disepanjang jalan ini. Kami juga resah dan tidak nyaman disini
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Gordi Donofan
POS KUPANG.COM, KUPANG - Warga seputaran Jalan W.J. Lalamentik Kota Kupang mengeluh keberadaan galian di sepajang jalan yang sebagian materialnya menumpuk di bahu dan badan jalan.
Rio Nenobais mengaku, galian ini memang sudah lama. Materialnya menumpuk di sepanjang jalan, persisinya di depan Jasa Raharja hingga dekat lampu merah bundaran Kantor Gubernur NTT.
"Ini sudah agak kurang. Minggu lalu tumpukan materialnya sangat banyak disepanjang jalan ini. Kami juga resah dan tidak nyaman disini," ujar Rio saat ditemui Jumat (8/9/2017) siang.
Ia mengaku tidak mengenal orang yang menggali got sepanjang jalan W. J. Lalamentik.
"Itu hari kami lihat ada eksa kecil yang gali lubang ini. Terus kami tidak mengenal mereka," ujarnya.
Warga Lain, David Open mengatakan, galian dan tumpukan material ini sudah hampir satu bulan dan kami resah karena merasa terganggu.
"Apalagi musim begini pasti angin tiup kencang yang jelas kena imbasnya pada kami. Sehingga kami hirup udara kotor. Kami tidak nyaman selama ini," ungkap David yang juga pemilik rumah didepan kantor Jasa Raharja ini.
Warga Lain, Tomas Tuke, mengatakan, selama ini sering macet dan ada juga kecelakaan lalulintas disepanjang jalan ini.
"Kemarin ada yang celaka didepan hotel Charvita. Disitukan sempit sekali sehingga ada orang yang melintas lewat tumpukan material dan akhirnya jatuh," kata pemilik warung bakso didepan kantor Jasa Raharja NTT ini.
Warga lainnya, Simon Malli, mengatakan, sebaik material galiannya langsung diangkat supaya tidak terjadi penumpukan. Akibat penumpukan material tersebut terjadilah kemacetan bahkan kecelakaan.
"Coba mereka langsung angkat saja materialnya pasti semuanya aman," ungkapnya.
Warga lainnya, Kristo Kapitan, mengharapkan pihak terkait dan juga yang bertanggung jawab atas pekerjaan itu supaya secepatnya galian itu perbaiki dan tumpukan galian segera dievakuasi.
"Harapan kami semoga cepat selesai pekerjaannya," harap Kristo.
Pantauan Pos Kupang.com pada Jumat siang, ruas Jalan W.J Lalamentik, dari depan Hotel Charvita hingga perempatan bundaran Kantor Gubernur NTT terdapat lubang bekas galian yang dalamnya berkisaran 2 meter dan lebarnya sekitar 1 meter dan panjang sekitar 5 -10 meter.
Di beberapa titik juga terdapat tumpukan material hasil galian.
Akibat tumpukan galian, ruas jalan itu pun tampak sempit sehingga terjadi kemacetan di sepanjang jalan itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/galian-di-wj-lalamentik_20170908_151202.jpg)