Stok Semen di Kupang Menipis, Bahkan Semen Ini Hilang di Pasar
Sejak minggu lalu semen di Kota Kupang hingga saat ini menjadi langka karena stok kurang dan harga naik.
Penulis: Hermina Pello | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos-Kupang, com, Hermina Pello
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sejak minggu lalu semen di Kota Kupang hingga saat ini menjadi langka karena stok kurang dan harga naik.
Demikian diungkapkan beberapa pengusaha toko bahan bangunan yang ditemui Pos-Kupang.com, Rabu (6/9/2017), di antaranya Yoakim, pemilik Mitra Bangunan, Maya dari Toko New Kawan Setia dan Yoseph pemilik Petety Jaya.
"Sekarang ini semen menjadi langka, stok tipis dan sulit diperoleh, harga juga naik," katanya kata Yoakim.
Menurutnya, saat ini harga semen tidak stabil karena dalam satu hari bisa tiga kali naik.
"Kita hanya ikut saja, kalau dari distributor bilang naik harga ya kita ikut," katanya
Naiknya harga semen ini juga disampaikan beberapa karyawan toko.
"Kemarin harga semen 48 ribu per zak tapi hari ini naik jadi Rp 49 ribu per zak. Tapi semen sudah kosong," ujar beberapa karyawan yang minta namanya jangan ditulis.
Yoseph mengatakan sulit mendapatkan semen karena stok dari distributor juga terbatas. "Katanya masih ada di atas kapal, belum bongkar," kata Yoseph. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/semen_20170907_023502.jpg)