Utang Pelanggan PDAM Ende Mencapai Rp 1 Miliar

Utang tersebut bersumber dari oknum pelanggan yang enggan membayar rekening air secara teratur kepada PDAM Ende.

Utang Pelanggan PDAM Ende Mencapai Rp 1 Miliar
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Soedarsono 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM, ENDE - Utang pelanggan PDAM Ende hingga bulan September 2017 mencapai Rp 1 Miliar.

Utang tersebut bersumber dari oknum pelanggan yang enggan membayar rekening air secara teratur kepada PDAM Ende.

Dirut PDAM Ende, Soedarsono mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Senin (4/9/2017) ketika dikonfirmasi mengenai utang pelanggan PDAM Ende dalam tahun 2017.

Soedarsono mengatakan bahwa hingga tahun 2017 pelanggan PDAM Ende berutang karena tidak teratur membayar rekening air secara tepat waktu.

Biasanya setiap tanggal 20 setiap bulan pelanggan PDAM sudah harus membayar rekening air namun yang terjadi ada oknum pelanggan yang enggan membayar rekeningnya.

Terhadap oknum pelanggan yang enggan membayar rekening air secara tepat waktu ujar Soedarsono maka pihaknya akan memberikan peringatan namun apabila tidak segera membayar maka pihak PDAM Ende akan menutup aliran air ke rumah pelanggan yang bersangkutan.

Pelanggan tersebut baru bisa mendapatkan pasokan air lagi apabila yang bersangkutan sudah melunasi utangnya ke PDAM berikut denda yang diberikan akibat terlambat membayar rekening air.

Soedarsono meminta kepada warga pelanggan PDAM Ende agar secara rutin membayar rekening air karena hal tersebut selain untuk kelancaran administrasi juga uang dari pelanggan untuk membiayai operasional PDAM Ende.

"Semuanya dari pelanggan seperti gaji karyawan dan operasional lainnya di kantor maka apabila pelanggan enggan membayar rekening air tepat waktu tentu akan berpengaruh terhadap operasional kantor,"kata Soedarsono.

Soedarsono mengatakan bahwa apabila pelanggan tidak juga membayar rekening air tepat waktu maka PDAM Ende selain menghentikan pasokan air juga pipa air yang mengarah ke rumah pelanggan akan ditutup sehingga dengan demikian menutup kemungkinan bagi pelanggan untuk membuka kembali kran air.

"Jika sebelumnya PDAM menutup kran air ke pelanggan yang menungga terkadang pelanggan tersebut membongkar kran maka kali ini kita akan tutup total sehingga pelanggan tidak lagi bisa membuka kran air ke rumahnya,"kata Soedarsono.

Soedarsono mengatakan semestinya dalam pemikiran pelanggan terbangun pemahaman bahwa mati dan hidupnnya PDAM Ende sangat tergantung dari pelanggan karena apabila pelanggan berutang maka operasional di PDAM Ende juga terganggu.

Akibat utang langganan air di pelanggan ujar Soedarsono pembayaran gaji pegawai PDAM Ende beberapa waktu lalu sempat terganggu namun saat ini sudah teratasi," ujar Soedarsono. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved