Minggu, 12 April 2026

Berita Timor Rote Sabu

Kejari Belu Minta Warga Lapor Jika Ada Oknum Kejaksaan Minta Proyek

jika kedapatan ada oknum kejaksaan yang nakal seperti itu, dirinya tak enggan untuk menindak tegas secara hukum.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/DION KOTA-
Wakil Bupati Malaka, Drs. Daniel Asa sedang memberikan sambutan saat membuka acara sosialisasi dana desa oleh TP4D di aula kantor bupati malaka 

Laporan Wartawan Pos-Kupang, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, BETUN--Kepala Kejaksaan Negeri Belu Rivo Medellu meminta bantuan masyarakat Malaka untuk melaporkan padanya jika ada oknum jaksa, baik dari kejaksaan agung, kejaksaan tinggi NTT dan kejaksaan negeri Belu yang meminta proyek pada masyarakat.

Dirinya menegaskan, jika kedapatan ada oknum kejaksaan yang nakal seperti itu, dirinya tak enggan untuk menindak tegas secara hukum.

"Jika ada jaksa dari kejaksaan agung atau kejaksaan tinggi NTT yang mau turun ke wilayah Belu dan Malaka saya pasti diberitahu. Tim pengawal, pengaman pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D) kejaksaan Belu pun tidak saya ijinkan turun sendirian. Minimal harus dua orang, untuk mengurangi "godaan", Jadi jika ada oknum kejaksaan yang berani minta proyek kepada kepala desa tolong beritahu saya biar saya tindak tegas," janji Rivo kepada para kepala desa yang hadir dalam kegiatan sosialisasi pengelolaan dana desa oleh TP4D di aula kantor bupati Malaka, Kamis (24/8/2017).

Acara sosialisasi pengelolaan dana desa tersebut dibuka secara resmi oleh wakil bupati Malaka, Drs. Daniel Asa. Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Malaka, Drs. Daniel Asa, Kepala Kejaksaan Negeri Belu Rivo Medellu, para kepala OPD lingkup pemkab Malaka, para camat, kepala sekolah yang mendapat bantuan DAK dan para kepala serta bendahara se-kabupaten Malaka. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved