Belum Ada Kasus Korupsi Dana Desa Yang Ditangani Kejari Belu

Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Rivo Medellu mengaku sampai saat ini belum ada kasus dugaan korupsi dana desa yang ditangani pihaknya.

Belum Ada Kasus Korupsi Dana Desa Yang Ditangani Kejari Belu
POS KUPANG/DION KOTA
Wakil Bupati Malaka, Drs. Daniel Asa sedang memberikan sambutan saat membuka acara sosialisasi dana desa oleh TP4D di aula kantor Bupati Malaka, Kamis (24/8/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG. COM, BETUN - Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Rivo Medellu mengaku sampai saat ini belum ada kasus dugaan korupsi dana desa yang ditangani pihaknya.

Dirinya mengatakan, sempat menemukan beberapa dugaan korupsi pengelolaan dana desa, namun karena nilai kerugiannya kecil pihaknya hanya meminta pihak desa untuk mengembalikan kerugian negara tersebut.

"Di beberapa desa sempat kita temukan dugaan penyalahgunaan dana desa, namun kerugiannya cuma 2 sampai 3 juta. Jadi kami minta pihak desa untuk ganti kerugian negara tersebut. Karena jika kami proses sampai ke pengadilan biaya yang dikeluarkan akan lebih besar dari pada kerugian negara dalam kasus tersebut," jelas Rivo saat ditemui Pos Kupang usai memberikan sosialisasi kepada para kepala desa dan bendera se-kabupaten Malaka terkait peran TP4D dalam pengelolaan dana desa di aula kantor bupati Malaka, Kamis (24/8/2017) pagi.

Dirinya berharap, para kepala desa bisa memanfaatkan kebaradaan TP4D untuk membantu pihak desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan menyangkut pengelolaan dana desa. Hal ini dimaksudkan agar dana desa bisa digunakan sesuai dengan tujuan dan ketentuannya.

"Kita hadir untuk membantu pihak desa dalam memecahkan persoalan terkait pengelolaan dana desa. Kita ingin memastikan agar dana desa bisa terserap sesuai tujuannya sehingga pemberdayaan masyarakat desa bisa terwujud," jelasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved