Berita Kota
Undana Luncurkan Aplikasi Sistem Layanan Informasi KRS Online
Aplikasi ini juga mempermudah dosen penasehat akademik, memonitoring perkembangan studi
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos-Kupang, Gordi Donofan
POS-KUPANG.COM, KUPANG--Aplikasi Kartu Rencana Studi Online aplikasi yang telah ditangani oleh Tim IT Undana yang bertujuan memudahkan mahasiswa merencanakan perkuliahan secara rapi, tersistem sekaligus menjadi arsip digital kelengkapan data mahasiswa.
Aplikasi ini juga mempermudah dosen penasehat akademik, memonitoring perkembangan studi dimana saja berada, tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Aplikasi ini juga diklaim mendukung kelestarian alam karena pada perkembangan lanjutannya, KRS Online akan bersifat paper less atau tidak menggunakan kertas sama sekali.
Hal ini disampaikan oleh tim IT Undana saat peluncuran Sistem Informasi Layanan KRS Online di Aula Lantai III Rektorat Baru Undana, Jalan Adisucipto Penfui Kupang, Kamis (24/8/2017) sekitar pukul 09.30 Wita.
Yosua Sir, M.Cs saat melakukan demo aplikasi KRS Online menjelaskan, bidang sistem informasi manajemen Undana membangun 14 aplikasi yang bertujuan untuk kemajuan Undana.
"KRS Online sebenarnya ada dua target besar yang ingin dicapai. Yaitu meminimalkan pos untuk percetakan KRS warna-warni. Jadi nanti kedepannya kita tidak ada lagi cetak KRS dan konsultasi KRS langsung saja. Selain itu, target besar adalah supaya saat registrasi tidak lagi mahasiswa yang antri. Karena setiap tahun ada korban yang pingsan saat antri registrasi. Maka dengan adanya KRS Online tidak ada lagi antrian, ujarnya.
Ia menjelaskan, dengan adanya KRS Online maka dengan sendirinya akan terintegrasi dengan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT).
"Kita isi KRS Online otomatis PDPT terisi. Tim IT sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak Bank BRI. Bisa dipastikan kalau belum bayar SPP KRSnya tidak aktif. Jadi kalau dia bisa print maka dia sudah melakukan registrasi," jelas Yosua Sir.
Sementara Rektor Undana, Fred Benu, mengpresiasi terhadap para Tim IT yang sudah memajukan Undana dalam hal manajemen informasi.
Ia juga mengatakan dengan adanya sistem layanan informasi KRS Online akan membantu para mahasiswa dan dosen dalam pengisian KRS dan nilai pada Kartu Hasil Studi (KHS).
"Secara khusus bagi seluruh unit baik mahasiswa dan dosen untuk mengurus PDPT. Silakan log dan masuk di PDPT urus masing-masing. Tapi kalau mahasiswa tidak masuk dalam sistem ini dan di PDPTnya tidak ada, maka dia mau konsultasi KRS tidak bisa. Jadi jangan salahkan siapa-siapa. Itu kewajiban kita," ujar Fred Benu.
Hadir pada kesempatan itu, para pembantu rektor, para pimpinan Fakultas, Ketua Jurusan, Kepala Pusat, Kepala Biro, para tim IT serta utusan mahasiswa dari setiap fakultas.
Pantaun Pos Kupang, setelah peluncuran oleh Rektor, dilanjutkan demo aplikasi oleh tim IT Undana. Ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum tentang mekanisme pengisian KRS dan KHS Online.
Dalam waktu dekat juga para tim IT Undana akan melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi operator disetiap Fakultas guna untuk menunjang sistem informasi manejem yang cepat dan akurat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rektor-undana-fred-benu_20170824_113957.jpg)