Dosen Undana Terapkan Aplikasi Minyak Kemangi untuk Memerangkap Lalat Buah pada Nangka

Ketua Tim Pelaksana, Agustina Etin Nahas, mengatakan, sasaran kegiatan ini adalah dua kelompok tani di Desa Baumata.

Dosen Undana Terapkan Aplikasi Minyak Kemangi untuk Memerangkap Lalat Buah pada Nangka
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Seorang warga Baumata sedang memasang aplikasi memerangkap lalat buah pada pohon nangka, Sabtu (19/8/2017).. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Gordi Donofan

POS KUPANG.COM, KUPANG - Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dua dosen dari Fakultas Pertanian (Faperta) Undana Kupang, Agustina Etin Nahas, SP.,M.Si dan Petronela S. Nenonek, S.P.,M.Si serta satu dosen FST Kimia Undana Dr. rer.nat Antonius Ola, S.Si,M.Sc, menerapkan aplikasi minyak kemangi untuk memerangkap lalat buah pada nangka.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Pengabdian Masyarakat Undana, Dr. Umbu Pekuwali, M.Hum yang dilaksanakan di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Sabtu (19/8/2017).

Ketua Tim Pelaksana, Agustina Etin Nahas, mengatakan, sasaran kegiatan ini adalah dua kelompok tani yaitu kelompok Tani Fenum dan Manekan di Desa Baumata.

"Minyak kemangi ini biasanya dicampuri dengan lombok. Tapi minyaknya juga bisa dijadikan pestisida nabati untuk tanaman hortikultura seperti nangka, sehingga disarankan untuk gunakan kemangi sebagai media yang digunakan untuk memerangkap lalat buah yang menyerang nangka," ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Fenun, Soleman Humau (45), mengatakan, aplikasi ini merupakan yang baru diperoleh kelompok yang dipimpinnya.

Ia juga berharap agar ke depannya Undana terus melakukan pengabdiannya sehingga masyarakat kelompok tani bisa terbantu dengan menggunakan teknologi-teknologi baru guna meningkatkan penghasilan khususnya hasil panen hortikultura.

"Sebenarnya alatnya sederhana sekali dan mudah diperoleh. Tapi kami tidak tahu sama sekali. Dengan kegiatan seperti ini dapat membantu kami untuk membuat alat yang sama karena sudah diajarkan oleh para dosen Undana," ujar Humau.

Beberapa warga Baumata sedang mempraktikkan pembuatan aplikasi minyak kemangi untuk memerangkap lalat buah pada tanaman nangka.
Beberapa warga Baumata sedang mempraktikkan pembuatan aplikasi minyak kemangi untuk memerangkap lalat buah pada tanaman nangka. (POS KUPANG/GORDI DONOFAN)

Seorang anggota kelompok tani, Matias Tiomate (37), mengaku bangga dengan alat perangkap yang baru itu.  Alat baru itu kelihatannya sederhana sekali padahal memiliki nilai yang sangat berguna.

"Tentu kami bangga. Kami akan coba tiru karena tidak sulit untuk buat alatnya. Kami berterima kasih karena sudah membantu kami di Baumata dalam hal memberikan alat perangkap lalat buah," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved