Berita Timor Rote Sabu

Arus Kendaraan Macet 28 Jam di Amfoang Utara

Pasalnya, sebuah truk fuso yang mengangkut 50 ton besi tujuan Kupang-Naikliu menghantam tumpuan besi jembatan itu hingga patah

Arus Kendaraan Macet 28 Jam di Amfoang Utara
POS KUPANG/EDY HAYON
Camat Amfoang Utara, Andreas E Naisunis 

Laporan Wartawan Pos-Kupang, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM,OELAMASI--Arus kendaraan yang menghubungkan beberapa kecamatan di Kabupaten Kupang seperti, Kecamatan Fatuleu Barat, Amfoang Barat Daya, Amfoang Utara dan Amfoang Barat Laut mengalami macet total selama 28 jam.

Pasalnya, sebuah truk fuso yang mengangkut 50 ton besi tujuan Kupang-Naikliu menghantam tumpuan besi jembatan itu hingga patah pada Minggu (13/8/2017) pagi.

Arus kendaraan baru pulih kembali pada Senin (14/8/2017).

Camat Amfoang Utara, Andreas E Naisunis, dihubungi Pos Kupang ke Naikliu, Selasa (15/8/2017) membenarkan soal macetnya arus kendaraan di wilayah ini.

Menurut Andreas, jembatan Nunsono di Kecamatan Amfoang Utara, itu selama ini menghubungkan beberapa kecamatan sekitar seperti Kecamatan Fatuleu Barat, Amfoang Barat Daya dan Amfoang Barat Laut.

Jembatan yang dibangun tahun 1994 dengan panjang sekitar 100 meter itu, selama ini memang sudah rusak karena disanggah besi dan permukaan jalan dibuat darurat. Pada Minggu (13/8/2017), sebuah truk fuso yang mengangkut besi sebanyak 50 ton melintasi jembatan itu dan karena beban terlalu berat mengakibatkan salah satu tiang penyangga patah.

Truk fuso itupun miring sehingga praktis arus kendaraan lain yang melintasi jembatan ini tidak bisa lewat.

"Sekitar 28 jam sejak kejadian Minggu (13/8/2017) sampai Senin (14/8/2017) bus dari Naikliu tidak bisa lewat. Fuso baru berhasil ditarik dari jembatan pada Senin (14/8/2017) sehingga kendaraan lain bisa melintas. Itupun karena warga gunakan kayu palang di atas jembatan. Ini kalau musim hujan tiba maka jembatan ini akan ambruk total," katanya.

Menurut Camat Ande, kesulitan utama yang sering dikeluhkan warga soal akses jalan.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved