Pengamat Politik: Kenaikan Gaji, Tidak Sebanding Dengan Kinerja Dewan
Ini komentar yang cukup pedas dari pengamat politik dari Undana Kupang terkait rencana kenaikan gaji DPRD
Laporan Wartwan Pos Kupang, Gordi Donofan
POS KUPANG.COM, KUPANG - Terkait kenaikan gaji anggota dewan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pengamat dari Undana, Rudi Rohi memberi komentar. Ia dihubungi, Senin (14/8/2017).
Rudi Rohi mengatakan, prihatin dengan kenaikan gaji dewan mengingat sejumlah persoalan sosial ekonomi di daerah belum beranjak dari titik nol.
Persoalan seperti air bersih, kemiskinan, human trafficking, wabah HIV AIDS, dan pelayanan Kesehatan misalnya tidak tersentuh sampai dengan saat ini.
Lanjut Rudi, malahan beberapa di antaranya justru terus meningkat.
Sederet persoalan ini menjadi indikator bahwa kinerja dewan masih belum cukup berbanding lurus dengan kenaikan gaji mereka.
"Meskipun begitu, kalau memang teman-teman dewan bersikeras untuk tetap naik gaji maka ke depan perlu dikontrol kinerja mereka. Kontrol dapat dilakukan lewat media massa dan evaluasi langsung terhadap dewan secara institusi maupun personal," ujar Rudi.
Ia berharap, Dewan harus bisa menunjukan kinerjanya dua tahun ke depan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rudi-rohi_20170814_174753.jpg)