Warga Kelurahan Manutapen Protes Jalan Belum Diperbaiki. Ini Yang Mereka Lakukan
Warga kelurahan Manutapen nekad melakukan ini sebagai protes terhadap pemerintah Kota Kupang
Penulis: Eflin Rote | Editor: Marsel Ali
Laporan Reporter Pos Kupang, Eflin Rote
POS KUPANG.COM, KUPANG - Petrus Lao Mole bersama warga RT 16 RW 05 Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak terpaksa harus menanam dua buah pohon pisang di jalan Kelapa Satu yang menghubungkan Kelurahan Air Nona dan Kelurahan Manutapen.
Tindakan ini merupakan bagian dari aksi protes warga lantaran jalan yang biasa mereka lalui belum diaspal.
"Kami tiap hari makan debu. Mereka (pemerintah) cuma datang kasih turun tanah putih tiga truk setelah itu dibiarkan. Masyarakat minta penjelasan secara langsung," ujar Petrus, di Kupang, Kamis (10/8/2017).
Ketua RT 16, Samuel Puling mengakui penanaman pohon pisang ini merupakan bentuk aksi protes warga karena janji pemerintah untuk mengaspal jalan belum teralisasi. (*)
Berita Terkait