Minggu, 3 Mei 2026

El Tari Memorial Cup 2017

Perse Ende Ingin Mengulangi Sejarah, PSN Ngada Kepalang Tanggung

Menghadapi PSN Ngada bagi Nyongki bukan lagi hal baru karena sebelumnya dalam event yang sama di Maumere, Perse Ende unggul

Tayang:
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Alfons Nedabang
Pos Kupang/Romualdus Pius
Para pemain Perse Ende memberi apresiasi terhadap pada pendukung setianya 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE -- Tahun 1999 atau 18 tahun silam untuk pertama kalinya Perse Ende saat itu yang diasuh oleh pelatih Hyeron Goa pertama kali merengkuh supremasi tertinggi sepakbola di NTT El Tari Memorial Cup.

Kenangan itu tentu masih membekas di memori para punggawa Perse Ende saat itu dan juga supporter Perse Ende atau Perse mania.

Kenangan manis tersebut coba diulang oleh skuad Perse Ende saat ini.

Kesempatan emas itu datang melalui sentuhan tangan dingin sang arstistek, Nyongki Kastowo yang telah berhasil menghantar anak-anak muda Perse End eke final Liga 3 El Tari Memorial Cup 2017 setelah dibabak semifinal menundukan PS Kota Kupang dengan skor 1-0.

Suporter Perse Ende
Suporter Perse Ende (net)

Pelatih Perse Ende, Nyongki Kastowo saat ditemui di penginapan Perse Ende, Hotel Dwi Putra, Selasa (8/8/2017) mengatakan bahwa anak asuhnya kini telah siap mental dan fisik untuk menghadapi laga final nanti.

Semua pemain menurutnya dalam kondisi siap tanding karena memang tidak ada yang cedera ataupun mengantongi akumulasi kartu kuning maupun merah.

Nyongki percaya bahwa anak asuhnya tampil semakin baik dalam setiap pertandingan dan pada laga final nanti adalah puncak penampilan anak asuhnya.

Hal tersebut dibuktikan oleh anak asuhnya yang pada saat laga melawan Persesba Sumba Barat sempat diragukan karena hanya menang tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu namun grafik permainan mereka kembali memuncak saat melawan PS Kota Kupang.

Nyongki percaya apabila anak asuhnya tampil trangginas seperti tak kala melawan PS Kota Kupang maka bukan tidak mungkin mereka bisa meraih kesuksesan saat laga final nanti.

Para pemain Perse Ende foto bersama pemain PS Kota Kupang sebelum bertanding di babak semifinal El Tari Memorial Cup 2017 di Stadion Marilonga Ende, Senin (6/8/2017) malam. Perse menang 1-0.
Para pemain Perse Ende foto bersama pemain PS Kota Kupang sebelum bertanding di babak semifinal El Tari Memorial Cup 2017 di Stadion Marilonga Ende, Senin (6/8/2017) malam. Perse menang 1-0. (POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS)

Menurut Nyongki bermain di kandang sendiri memang menjadi keuntungan tersendiri bagi para pemainnya karena mendapatkan dukungan mayoritas penonton dan hal itu menjadi dorongan tersendiri bagi para pemainnya untuk tampil lebih optimal dalam laga final.

Sedangkan soal komposisi pemain, Nyongki mengatakan komposisi tentu tidak jauh berubah dengan komposisi pada pertandingan sebelumnya namun demikian akan dilihat lagi kondisi terakhir dari semua pemain karena hanya pemain yang dalam kondisi baik yang akan diturunkan.

Ketua Perse Ende, Arif Rahman mengatakan bahwa Perse Ende ingin memberikan kado terindah bagi masyarakat Kabupaten Ende saat menyambut HUT Proklamasi RI. Kado tersebut adalah piala lambang supremasi tertinggi sepakbola NTT, El Tari Memorial Cup 2017.

Bermain di kandang sendiri memang menjadi obat tersendiri bagi Perse Ende namun demikian apabila terlalu percaya diri justru menjadi bumerang bagi anak asuh Nyongki Kastowo.

Pergerakan dari lini kedua memang menjadi altenatif paling logis bagi Perse Ende tak kala ujung tombaknya mendapatkan pengawalan ketat dari lini belakang lawan.

Sudah dua kali dalam pertandingan saat melawan Persesba Sumba Barat dan juga lawan PS Kota Kupang lini kedua berhasil menjadi pemecah kebuntuan bagi Perse Ende.

Menghadapi PSN Ngada bagi Nyongki bukan lagi hal baru karena sebelumnya dalam event yang sama di Maumere, Perse Ende unggul melalui gol Adi Atep yang sekarang masih menjadi bagaian dari punggawa Perse Ende.

PSN Ngada Kepalang Tanggung

Pelatih PSN Ngada, Kletus Gabhe mengatakan bahwa tim PSN Ngada sudah kepalang tanggung dalam perhelatan Liga 3 El Tari Memorial Cup 2017 karena sudah melangkah ke babak final jadi ketika di final nanti tidak ada cara lain yakni harus juara namun tetap dalam bingkai sportifitas.

POSE BERSAMA--Tim Persena (depan) dan PSN Ngada (belakang) berfoto bersama sebelum memulai laga persahabatan di Lapangan Lebijaga Bajawa, Minggu (9/7/2017). Pemain PSN (depan), Pemain Persena (belakang).
POSE BERSAMA--Tim Persena (depan) dan PSN Ngada (belakang) berfoto bersama sebelum memulai laga persahabatan di Lapangan Lebijaga Bajawa, Minggu (9/7/2017). Pemain PSN (depan), Pemain Persena (belakang). (Adiana AHmad)

Bagi Kletus menghadapi Perse Ende nanti juga bukan hal baru karena sebelumnya pernah berhadapan saat ETMC di Maumere meskipun saat itu harus terhenti di semifinal.

Kletus mengatakan bahwa semua pemain dalam kondisi siap fisik dan mental namun demikian hal yang mungkin menjadi kendala adalah soal waktu istirahat yang kurang dibandingkan dengan Perse Ende.

Kletus mengkritisi waktu pelaksanaan final yang tidak memberikan kesempatan lebih banyak kepada tim untuk beristirahat.

Oleh karena itu dia dan kawan-kawan pelatih akan berusaha memulihkan kondisi pemain sehingga bisa kembali bugar pada saat final.

Kletus mengatakan bahwa final ulangan tahun 1999 memang kembali terjadi di tempat yang sama namun kali ini pihaknya yakin bahwa sejarah akan memihak PSN Ngada.

Kletus mengakui bahwa tim Perse Ende memang memiliki kualitas yang cukup bagus sehingga yang dibuktikan dengan keberhasilan Perse Ende maju ke babak final.

Tentang pemain yang bakal diturunkan saat menghadapi Perse Ende nanti, Kletus mengatakan tim pelatih akan melihat dengan kondisi terkini dari setiap pemain mengingat masa pemulihan yang relative kurang.

Saat menghadapi Perse Ende nanti, pelatih Kletus Gabe tentu sedikit agak legah dengan kembali tajamnya duet striker, Ota Pone dan Yoris Nono yang sempat mandul saat melawan Persebata Lembata.

POSE - Tim PSN Ngada (berdiri) dan tim PS Kota Kupang pose bersama wasit sebelum tampil merumput di penyisihan Liga 3 El Tari Memorial Cup 2017, di Stadion Marilonga, Ende, Jumat (28/7/2017).
POSE - Tim PSN Ngada (berdiri) dan tim PS Kota Kupang pose bersama wasit sebelum tampil merumput di penyisihan Liga 3 El Tari Memorial Cup 2017, di Stadion Marilonga, Ende, Jumat (28/7/2017). (romualdus pius)

Duet striker PSN Ngada kembali unjuk gigi saat menghadapi Persab Belu di semifinal dengan menyumbangkan tiga gol masing-masing dua dari Yoris dan satu dari Ota Pone.

Pertarungan kedua tim di laga puncak memang menjadi final ideal mengingat antusiasme supporter kedua tim dan juga grafik permainan yang cukup menonjol dibandingkan dengan tim lain.

Laga final nanti juga akan menjadi ajang unjuk gigi para jendral lapangan dari kedua tim karena apabila para stikernya macet dalam usaha mencetak gol maka para gelandang yang akan menjadi tumpuan.

Dalam laga itu nanti juga menjadi ajang adu tehnik dan kebolehan duet striker, Ota Pone dan Yoris Nono di kubu PSN Ngada serta Alfian dan Zainal di kubu Perse Ende.

Siapa yang paling tajam ribuan pasang mata akan menjadi saksi di laga pamungkas sore nanti. (*)

Prakiraan susunan pemain

PSN Ngada
Penjaga Gawang, David Pea Demu
Bek kananan, Cornelis Daga
Bek Kiri, Remigius Bejo
Gelandang kanan, Yustinus Firmus Roja
Gelandang Tengah, Bertolomeus Rabha
Gelandang Kiri, Konstatinus Nae
Kiri luar, Yohanes Gula
Kiri dalam, Anselmus Dhewa
Gelandang Tengah, Hilarius Nio
Striker, Octavianus W Pone dan Yohanes K Nono

Perse Ende

Penjaga Gawang, Faris Arifin
Bek kananan, Abdul Asis
Bek Kiri, Ajuar Usman
Gelandang kanan, Sarifudin
Gelandang Tengah, Rizky Dirhananta
Gelandang Kiri, Faizal Galang Saputra
Kiri luar, Korolus Bhuru
Kiri dalam,Hamdi A Sula
Gelandang Tengah, Adi Aba
Striker, Alvian dan Zainal Muhamad

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved