Begini Cara Menangkal Radikalisme Lewat Sepak Bola
lewat sepak bola, peserta akan mengenal nilai-nilai sportivitas, persaudaraan dan nasionalis. Hal ini sebagai salah satu upaya menangkal radikalisme.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Jahang
Laporan Wartawan POSKUPANG.COM, Teni Jenahas
KEFAMENANU, PK---Menyosong Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia, para pemuda Desa Hauteas, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten TTU menggelar turnamen sepak bola.
Lewat turnamen, para pemuda sebagai generasi bangsa bisa menyalurkan bakat dan ketrampilannya dalam olah raga sepak bolah.
Selain itu, lewat sepak bola, peserta akan mengenal nilai-nilai sportivitas, persaudaraan dan nasionalis. Hal ini sebagai salah satu upaya menangkal radikalisme.
Hal itu dikatakan Ketua Panitia kegiatan Gasah FC Cup, Marcel Manek kepada Pos Kupang, Sabtu (5/8/2017). Menurut Marcel, isu tentang acaman terhadap bangsa Indonesia oleh kelompok radikal akhir-akhir ini sungguh mengkhawatirkan. Oleh karena itu, nilai-nilai kebangsaan harus ditanam dalam diri kaum muda lewat berbabgai kegiatan, seperti sepak bola.
"Saat ini negeri kita dalam situasi banyak cobaan dengan gerakan-gerakan yang membuat situasi menjadi buram. Karena itu, kaum muda sebagai generasi penerus harus didukung dengan baik sehingga peran pemuda bisa maksimal sebagai agen perubahan" kata Marsel.
Ia mengatakan, turnamen Gasah FC Cup dimulai Jumat (4/8/2017) sampai tanggal 17 Agustus 2017. Turnamen yang mengusung tema, "Bersama kaum muda tangkal isu radikalisme" tersebut diikuti 10 tim yang berasal dari Kabupaten TTU, Belu dan Malaka. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ketua-panitia-marcel-manek_20170805_104102.jpg)