Petani Muri Pado, Sumba Timur Sedot Air Sumur Airi Sawah

Ini penjelasan dari warga petani sawah di Uma Lulu terkait dengan tidak berfungsinya jaringan irigasi di tempat itu

Petani Muri Pado, Sumba Timur Sedot Air Sumur Airi Sawah
Pos Kupang/Robert Ropo
Sedot air sumur untuk air sawah di Uma Lulu, Sumba Timur 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Puluhan hektar lahan persawahan milik petani di wilayah Muri Pado, Desa Patawang, Kecamatan Uma Lulu, Kabupaten Sumba Timur tidak digarap para petani setempat akibat kekurangan air dari irigasi Patawang yang sebagai sumber suplai air yang mengairi persawahan itu selama ini.

Karena itu, untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagian para petani tetap mengarap swahnya dengan menyedot air dari dalam sumur untuk mengairi sawah.

Petani setempat, Rehabeam Wila ketika ditemui Pos Kupang di lokasi lahan sawahnya di Muri Pado, Senin (31/7/2017) mengatakan, meskipun tidak ada air dari saluran irigasi Patawang ia tetap menggarap lahan sawahnya seluas 40 are.

Untuk mengairi lahan sawah seluas itu yang digarapnya, Wila pun menggunakan air dari sumur.

Untuk menyedot air dari dalam sumur mengairi lahan perswahan itu Wila menggunakan mesin genzet.

Wila mengatakan, untuk cukup mengairi lahan seluas 40 are tersebut, maka ia harus menghabiskan 5 liter solar setiap hari untuk penggunaan mesin genzet untuk menyedot air dari dalam sumur tersebut. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved