Seorang Ayah di Gowa Nekad Terjun ke Jurang Lantaran Alasan Ini
Seorang ayah di Gowa nekad bunuh diri masuk ke jurang lantaran alasan ini. Mau tahu, silahkan baca
POS KUPANG.COM, SUNGGUMINASA- Seorang ayah di Bantimurung Katimbang, Kampung Parangpesu, Dusun Taipajawa, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, ditemukan sudah tak bernyawa, Jumat (28/7) malam.
Dari keterangan Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, korban diduga bunuh diri dengan terjun ke jurang.
"Identitas korban Sarifuddin Gassing (42). Warga Dusun Gantarang, Desa Ulu Jangang, Kecamatan Bontolempangan, Gowa," katanya Sabtu (29/7).
Jasad korban pertama kali ditemukan seorang pemancing bernama Dg. Manai saat akan memasang pancing di Sungai.
Saksi pun langsung melaporkan peristiwa itu kepada warga sekitar.
"Korban diduga sudah meninggal dunia sejak tiga hari lalu. Ini dilihat dari sisa darah yang sudah mengering dan tercampur dengan lumpur yang ada di sekitar tebing," katanya lagi.
Menurut keterangan keluarga,korban meninggalkan rumah sejak Jumat (21/7/2017) pekan lalu.
"Keluarga menduga, korban mengakhiri hidupnya dengan melompat dari tebing karena tidak kuasa menanggung malu (siri') dalam keluarga dan di masyarakat,".
Dikatakan Mangatas, berdasarkan informasi dari warga, korban diduga tertekan secara psikis, karena anak perempuannya yang sudah bersuami dikabarkan minggat bersama lelaki lain.
Dan anak korban saat ini telah kembali tanpa mengurus aturan adat sehingga menanggung beban malu.
"Korban ini juga menurut keluargnya baru balik dari Malaysia sebagai TKI,".
Korban langsung dievakuasi oleh anggota Polsek Bungaya bersama warga. (Tribun Timur/Wa Ode Nurmin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/korban_20170730_164041.jpg)