Sehari, Polisi Amankan 11 Tersangka Kasus Sabu

Gila benar, hanya dalam sehari saja, belasan pengguna shabu-shabu ditangkap polisi

Sehari, Polisi Amankan 11 Tersangka Kasus Sabu
niko ruru/tribun kaltim
Seorang wanita (baju cokelat) tersangka penyalahgunaan narkotika saat diamankan Polisi di Nunukan, Rabu (26/7/2017). 

POS KUPANG.COM, NUNUKAN - Jajaran Polres Nunukan menangkap 11 tersangka kasus kepemilikan narkotika golongan 1 jenis sabu dari berbagai tempat di Pulau Nunukan, pada waktu yang sama.

Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu Muhamad Karyadi mengatakan, pada Rabu (26/7/2017) Polisi mengamankan empat wanita di Penginapan Melati, Jalan Pelabuhan Kecamatan Nunukan.

Melisa, Fitri, Cedung dan Yohana ditangkap karena menggunakan sabu. Dari keempat tersangka diamankan sebuah kaca pipet dan bong.

"Dari pengembangan kasus ini, diamankan tersangka Paci Bak dan Widia di Jalan Tanjung," ujarnya, Kamis (27/7/2017).

Dari kedua tersangka baru ini, diamankan sebuah telepon seluler dan tujuh bungkus sabu seberat 1,5 gram bruto.

Pada hari yang sama Polisi juga mengamankan Ita di Kos Fabel, Jalan Pesantren. Dari tersangka penyalahgunaan narkotika ini diamankan barang bukti sabu seberat 0,5 gram.
Polisi juga mengamankan empat orang tersangka pria atas nama Enol, Simon, Kapi, dan Latang di tempat yang berbeda.

"Keempatnya hendak menggunakan sabu di rumah saudara Enol di Jalan Pesantren dengan barang bukti sebuah kaca pipet dan bong beserta sabu sebanyak 8 bungkus dengan berat 1 gram bruto," ujarnya.

Selain mengamankan 11 tersangka penyalahgunaan narkotika, pada hari yang sama Polisi mengamankan sejumlah warga yang menjual minuman keras illegal asal Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Patroli yang dilakukan di warung -warung penjual barang kelontong di Jalan Tawakal, Kelurahan Nunukan Barat, menemukan sejumlah botol minuman keras illegal yang dijual Marten Luter (35).

"Keterangan sementara yang disampaikan petugas kepolisian, Marten mengaku berjualan sembako sambil menjual miras," ujarnya.

Marten mengaku mendapatkan minuman keras itu dengan memesan pada seseorang .

Di tempat lainnya, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan dipimpin Iptu Khaerul Anam saat melakukan razia mengamankan Amir (37), pedagang di Gang Kamboja RT 13, Kecamatan Nunukan.

Bersama pedagang minuman keras illegal itu diamankan minuman keras merk Bir Bintang sebanyak 6 botol, Labour sebanyak 3 botol, Label 5 sebanyak 1 botol, Red Bull sebanyak 4 botol.

Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi mengaku memerintahkan jajarannya untuk merazia minuman keras karena menjadi sumber kejahatan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan ketertiban masyarakat seperti pencurian, penganiayaan, kecelakaan lalu lintaas dan gangguan lainnya.

"Saya meminta anggota untuk terus merazia minuman keras yang merupakan penyakit masyarakat. Kita selamatkan generasi muda dan. masyarakat Kabupaten Nunukan dari miras," ujarnya. (Tribun Kaltim/Niko Ruru)

Editor: Marsel Ali
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved