Akun Facebook Persatuan Gay Universitas Brawijaya Dilaporkan ke Polisi
Pak Rektor banyak menerima telepon dari orangtua mahasiswa. Mereka resah terkait adanya berita ini karena takut anaknya terpengaruh
POS KUPANG.COM, MALANG -- Rektor Universitas Brawijaya (UB) melalui kuasa hukumnya Prija Djatmika melaporkan akun sosial media yang bernama Persatuan Gay Universitas Brawijaya ke Polres Malang Kota, Selasa (25/7/2017).
Dalam laporannya, Prija menegaskan agar admin akun sosial media segera menutup akun yang mencatut nama UB.
Prija juga mengatakan kalau upaya hukum tidak berhenti pada penutupan akun, melainkan juga mencari aktor utama yang mengoperasikan akun itu.
Pasalnya, dengan adanya nama UB di komunitas itu, banyak para orangtua mahasiswa yang resah.
"Pak Rektor banyak menerima telepon dari orangtua mahasiswa. Mereka resah terkait adanya berita ini karena takut anaknya terpengaruh," paparnya, Selasa (25/7/2017).
Djatmika melanjutkan, laporan resmi yang dilayangkan itu juga sebagai bentuk penolakan dan protes dari UB terkait tuduhan kalau UB sarang LGBT.
"Kami tidak mengakui adanya organisasi gay di UB. Tapi karena sudah mencantumkan nama UB, ini menjadi kasus pencemaran nama baik yang akan dituntut dengan Pasal 45 UU IT dan pasal 310 dan 156 KUHP," jelasnya.
Djatmika juga menegaskan agar admin menutup halaman komunitas jika tidak ingin berurusan dengan hukum.
Pihak kampus akan memanggil semua foto yang terpampang di dalam komunitas.
"Laporan ini akan kami teruskan Ke Polda Jatim karena banyak orangtua dan alumni yang resah. Pasti ketemu, orang melacak teroris saja bisa," paparnya.
Djatmika tidak membantah kalau ada beberapa mahasiswa yang gay di UB, namun menurutnya itu pilihan personal mahasiswa.
Meski begitu, ia menegaskan kalau UB bukan kampus sarang gay.
"Mungkin satu dua mahasiswa ada, tapi itu personal mereka, tidak mayoritas, tidak betul UB sarang LGBT," urainya.
Di akhir ia menjelaskan kalau kelompok LGBT sebelumnya pernah mencoba menggelar konferensi di UB beberapa bulan lalu.
Namun saat itu pihak universitas menolak sehingga mereka menggelar agenda di sebuah hotel. Setelah itu muncul akun Persatuan Gay Universitas Brwijaya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/universitas-brawijaya_20160607_105312.jpg)