Minggu, 19 April 2026

Kalau Ahok Tak Suka Dinas Luar Negeri, Bagaimana dengan Anies-Sandi

Ini kata Wakil Gubernur DKI Terpilih, Sandiaga Uno terkait dengan tugas ke luar negeri

Editor: Marsel Ali
Kompas.com/Sherly Puspita
Wakil gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno di Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Selasa (18/7/2017) 

POS KUPANG.COM, TANGERANG - Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan tak membatasi diri soal kunjungan kerja atau dinas ke luar negeri seperti mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Saya sih ngelihat kalau untuk belajar kan tidak apa-apa... (pepatah) belajar sampai ke negeri Tiongkok juga. Buat saya sih selama niatnya jelas selama penggunaan anggarannya efisien, tidak membebani, selama output-nya bisa terhitung, enggak jadi masalah," kata Sandiaga ditemui di Karawaci, Tangerang, Sabtu (22/7/2017).

Sandiaga mengungkapkan hal ini ketika menanggapi soal rencana kunjungan kerja pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta ke Hongkong untuk mempelajari dan menetapkan subsidi mass rapid transit ( MRT). Ia mendukung anggota DPRD meninjau ke Hongkong.

"Kalau dilihat niat, saya dukung Hongkong karena saya dulu pernah tugas di Hongkong. MTR (mass transit railway)-nya itu sangat efisien dan sekarang dari cost per kapitanya masih terendah di Asia," ujar Sandi.

Sandiaga menyebut pengeluaran warga Jakarta untuk transportasi saat ini masih tinggi, harus bisa diturunkan seperti yang berlaku di Hongkong. Ia berharap jika anggota DPRD jadi ke Hongkong, ada pelajaran yang bisa diserap dan diterapkan di Jakarta.

"Ke sana itu kan studi banding, ya biasanya jalan-jalan apalagi tempat belanja. Tapi harus dilihat niatnya dan kunjungan ke sana, harus dipastikan bahwa mereka mendapat ilmu dan studi banding yang berguna," katanya. (kompas.com/Nibras Nada Nailufar)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved