Keluarga Prada Yanuar Minta Pelaku Dihukum Berat

Kami serahkan kepada proses hukum. Kami minta para pelaku dihukum berat atas perbuatan pada Yanuar

Keluarga Prada Yanuar Minta Pelaku Dihukum Berat
istimewa
jenazah Prada Yanuar Setiawan 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus

POS KUPANG.COM, MANGGARAI -- Keluarga Prajurit Dua (Prada) Yanuar Setiawan meminta aparat penegak hukum melakukan proses hukum bagi para pelaku pengeroyokan dan penusukan yang berujung kematian anggota TNI AD tersebut.

Bahkan keluarga minta para pelaku dihukum berat sesuai perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang.

"Kami serahkan kepada proses hukum. Kami minta para pelaku dihukum berat atas perbuatan pada Yanuar," kata kakak korban, Rinto, usai prosesi pemakaman di Kota Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/7/2017).

Rinto mengungkapkan, adik bungsunya itu telah dimakamkan keluarga dengan mengharapkan para pelaku harus mendapat hukuman berat atas perbuatannya.

"Keluarga sudah sepakat proses hukum sampai tuntas bagi para pelaku," papar Rinto.

Prada Yanuar yang sedang mengikuti pendidikan militer di Pulaki, Buleleng, meninggal dunia setelah dikeroyok dan ditusuk di Jalan By Pass Ngurah Rai, Jimbaran, Badung, Minggu (9/7/2017) dinihari.

Selain Yanuar, dua korban lainnya adalah Muhammad Johari dan Tegar Ananta mengalami luka-luka.

Sejauh ini, Polresta Denpasar yang menangani kasus ini telah mengamankan 11 orang, yang sebagian besar masih di bawah umur. Mereka adalah DKDA (16), CI (17), Revo Aswarisya/RA (19), Ferdiansyah (22), YMF (16), KAN (16), FH (16), NPKW (17), NKB (16), KCA (16), dan KTS (18).

Dari 11 orang tersebut, enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu DKDA, CI, RA, KCA, KTS, dan FH. Lima orang lainnya masih berstatus sebagai saksi.

DKDA yang diketahui merupakan anak anggota DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai, ditetapkan sebagai tersangka utama. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Alfons Nedabang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved