Prada Yanuar Tewas Dikeroyok dan Ditusuk, Pelaku Utama Diduga Anak Anggota DPRD Bali

Ironisnya, pelaku utama penusukan terhadap Yanuar adalah DKDA (16), yang diduga seorang anak anggota DPRD Bali.

Prada Yanuar Tewas Dikeroyok dan Ditusuk, Pelaku Utama Diduga Anak Anggota DPRD Bali
Facebook/Agustinus Bugis
Prada Januar Setiawan (kanan) ketika masih hidup. 

POS KUPANG. COM, DENPASAR - Prajurit Dua (Prada) Yanuar Setiawan (20) yang pada 17 Juli nanti semestinya sudah mendapat penempatan sebagai anggota TNI AD harus meregang nyawa setelah dikeroyok dan ditusuk di Jl By Pass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Minggu (9/7/2017) dinihari.

Ironisnya, pelaku utama penusukan terhadap Yanuar adalah DKDA (16), yang diduga seorang anak anggota DPRD Bali.

Dilansir dari Tribunbali.com, hingga tadi malam, petugas mengamankan 11 orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap Prada Yanuar, yang saat ini sedang menjalani pendidikan militer di Pulaki, Buleleng.

Ke-11 orang tersebut menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Denpasar.

Kapolresta Denpasar, Kombespol Hadi Purnomo, menyatakan pemeriksaan dilakukan hingga tadi malam.

Petugas mendalami peran-peran orang yang terlibat.

Untuk sementara polisi baru menetapkan DKDA sebagai terduga pelaku utama.

"Ada 11 orang yang sudah diamankan. Satu orang dugaannya pelaku utama (DKDA, red). 10 lainnya masih menjalani pemeriksaan belum ditetapkan sebagai pelaku," ucap Hadi kepada Tribun Bali melalui pesan singkatnya, Minggu (9/7/2017) malam.

Adapun 10 orang yang diduga terlibat dan sudah diamankan adalah CI (17), Revo Aswarisya (19), Ferdiansyah (22), YMF (16), KAN (16), FH (16), NPKW (17), NKB (16), KCA (16), dan IKS (18). Dilihat dari umurnya, terduga pelaku utama dan 10 rekannya rata-rata masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

Apakah status dugaan pada pelaku utama akan naik menjadi tersangka?

Halaman
1234
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved