Protes Pernyataan Anggota DPRD Manggarai, Masyarakat Tutup Jalan ke Desa Lando-Cibal

Dalam pernyataan di salah satu media online anggota DPRD Manggarai itu membuat warga di Desa Lando tersinggung.

Protes Pernyataan Anggota DPRD Manggarai, Masyarakat Tutup Jalan ke Desa Lando-Cibal
ISTIMEWA
Jalan ke Desa Lando ditutup warga, Rabu (5/7/2017), sebagai protes atas pernyataan anggota DPRD Manggarai yang dinilai menghina mereka. Tampak sejumlah anggota TNI dan warga berdiri di jalan yang dipagari dengan kayu. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Hilarius Ninu

POS KUPANG. COM, RUTENG  - Ruas jalan ke Desa Lando, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, tepatnya di Simpang Wae Nggeng, dipagari orang tak dikenal, Rabu (5/7/2017) pagi.

Pemagaran jalan ini membuat transportasi lumpuh ke Desa Lando.

Yoakim Jehati, anggota DPRD Manggarai, kepada Pos Kupang di Ruteng, Rabu (5/7/2017) pagi, mengatakan, pemagaran jalan itu terjadi di kampungnya.

Karena itu ia membangun koordinasi dengan Polres Manggarai, Kodim Manggarai, Polsek Pagal dan Koramil Pagal untuk membuka kembali jalan tersebut.

Anggota Kodim 1612 Manggarai, dalam laporan WA-nya kepada Pos Kupang di Ruteng, menjelaskan, anggota Koramil Pagal dan Polsek Pagal sudah ke Desa Lando dan bertemu para tokoh masyarakat.

Dalam pertemuan itu, para tokoh masyarakat mengaku memagari jalan karena tidak menerima pernyataan anggota DPRD Manggarai asal Kecamatan Cibal.

Dalam pernyataan di salah satu media online anggota DPRD Manggarai itu membuat warga di Desa Lando tersinggung.

Pernyataan soal hasil seleksi staf Desa Lando yang dibuat anggota dewan tersebut menurut para tokoh masyarakat sungguh menghina warga.

Maka itu, warga meminta anggota Dewan itu mengklarifikasi pernyataannya.

"Dia (anggota Dewan) bilang, masa yang lulus test anak petani yang sehari-hari bekerja sebagai sopir, sementara yang sarjana tidak lulus? Itu yang bikin kami tersinggung. Dia dari mana dan anak siapa? Dia harus menarik kembali pernyataannya dan meminta maaf. Kalau tidak, kami akan berbuat sesuatu lagi terhadap dia," kata seorang warga Desa Lando melalui telepon.

Sebelumnya dilaksanakan testing untuk seleksi staf Desa Lando.  Hasil seleksi itu sudah disampaikan Camat Cibal kepada Kepala Desa Lando, Markus Sema, untuk diumumkan.

Anggota Koramil dan Polsek Pagal sedang melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat Desa Lando, Rabu (5/7/2017).
Anggota Koramil dan Polsek Pagal sedang melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat Desa Lando, Rabu (5/7/2017). (ISTIMEWA)

Namun, sang kepala desa tidak kunjung mengumumkan hasil seleksi tersebut. Diduga karena orang-orang titipannya tidak lulus seleksi.

Warga juga menduga, oknum anggota DPRD Manggarai melarang sang kepala desa untuk membacakan hasil seleksi tersebut.

Anggota Koramil Pagal sedang berada di ruas jalan yang ditutup warga dengan kayu, Rabu (5/7/2017).
Anggota Koramil Pagal sedang berada di ruas jalan yang ditutup warga dengan kayu, Rabu (5/7/2017). (Istimewa)

Hal ini dibuktikan dengan pernyataannya di sebuah media agar rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Cibal harus diulang dari awal. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved