Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi NTT: Tidak Ada Sekolah Favorit

Hal ini dikatakan Ayub menaggapi pengalaman tahun sebelumnya dimana pendaftaran calon siswa SMA menumpuk di beberapa SMA Negeri di Kupang

Penulis: Andri Atagoran | Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG/YENI RAHMAWATI
Suasana penerimaan siswa baru di Kupang,Senin (3/7/2017). 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kabid Pembinaan SMA  Dinas Pendidikan Nusa Tenggara Timur, Ayub Y Mooy S Sos, saat dihubungi lewat telepon seluler, Senin (3/7/2017) mengatakan, tidak ada sekolah SMA favorit di NTT.

Hal ini dikatakan Ayub menaggapi pengalaman tahun sebelumnya dimana pendaftaran calon siswa SMA menumpuk di beberapa SMA Negeri di Kupang.

“Di Kota Kupang SMA Negeri ada 12, tapi jangan semua siswa mau menumpuk di SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 3 sedangkan di SMA lain di pinggiran banyak yang kosoong. Padahal juknis Permendikbud nomor 17 tahun 2017 sangat menekankan penerimaan siswa berdasarkan wilayah domisili,” ujar Ayub.

Ayub mengatakan jumlah pendaftar yang membludak itu karena ada penumpukan di satu sekolah.

Agar penyebaran siswa merata ke semua SMA di Kota Kupang Ayub menghimbau calon siswa sebaiknya mendaftar di SMAN dekat domisilinya masing-masing.

”Jadi yang utama adalah penyebearan siswa. Misalnya anak-anak di Penfui cukup mendaftar di SMA 4 , kalau di Namosain di SMA 8 dan anak-anak di Maulafa mereka mendaftar di SMA 7,” ujar Ayub.

Menurutnya, jumlah sekolah di Kota Kupang mencukupi untuk semua calon siswa yang mendaftar. “SMA Negeri ada 12 belum lagi SMA swasta juga banyak,” kata Ayub. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved