DPRD NTT Minta Pemprov Jangan Ambil PDAM Kupang

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT, Winston Rondo, kepada Pos Kupang, Selasa (27/6/2017).

DPRD NTT Minta Pemprov Jangan Ambil PDAM Kupang
POS KUPANG/NOVEMY LEO
TEMPEL STIKER -- Dua petugas PDAM Kabupaten Kupang menempelkan stiker sensor di meteran air pelanggan, beberapa waktu lalu

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT diminta tidak mengambil alih pengelolaan aset PDAM Kabupaten Kupang. Perlu ada solusi bersama agar tidak merugikan masyarakat Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT, Winston Rondo, kepada Pos Kupang, Selasa (27/6/2017).

Menurut Winston, Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT menolak rencana pengambilalihan aset PDAM Kabupaten Kupang.

Alasannya, pengambilalihan aset ini seharusnya ada solusi yang tidak merugikan masyarakat Kota Kupang.

"Kita melihat ada dualisme pengelolaan air minum antara Pemkab Kupang dan Pemkot Kupang. Fraksi Demokrat minta harus ada solusi yang tidak merugikan salah satu pihak," kata Winston.

Dijelaskan, Pemprov NTT seharusnya melakukan dialog bersama dengan Pemkot Kupang dan Pemkab Kupang sehingga ada solusi terbaik yang diambil agar tidak merugikan masyarakat.

"Pemprov NTT seharusnya memainkan peran sebagai mediator dan fasilitator untuk kedua pemerintah, bukan sebalikanya mengambil alih aset PDAM yang justru memicu konflik," katanya.

Dikatakannya, persoalan PDAM ini bukan hanya urusan administrasi aset-aset semata, tetapi merupakan usaha yang substansial yang sungguh-sungguh untuk menyelesaikan persoalan krisis air bersih di Kota Kupang.

"Hemat kami, biarlah ditangan pemerintah Kota Kupang yang baru dan dalam gerak bersama Pemkab Kupang , keduanya dapat melakukan dialog yang setara dan rendah hati dalam menyelesaikan persoalan tersebut," ujarnya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved