Gubernur Bengkulu dan Istrinya Tak Berkutik Saat OTT KPK, Begini Taktiknya

Di rumah tersebut kemudian diamankan uang Rp 1 miliar dalam pecahan Rp 100.000 yang sempat disimpan dalam brankas.

Gubernur Bengkulu dan Istrinya Tak Berkutik Saat OTT KPK, Begini Taktiknya
Tribunnews.com
Lily Martiani Maddari, istri Gubernur Bengkulu Ridwan Mukmin, saat tiba di Gedung KPK Jakarta. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA--Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap istri Gubernur Bengkul Ridwan Mukti, Lily Maddari, mengejutkan banyak pihak.

Terlebih selama ini Ridwan keras dan sangat anti korupsi jika ditilik dari beberapa pidato yang ia sampaikan.

Kisah tertangkapnya Liliy berawal dari sebuah rumah pribadi Ridwan di Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu. Dari rumah mewah itulah OTT berlangsung.

Sekitar pukul 09.30 WIB, petugas KPK mendapatkan informasi bahwa Direktur PT Statika Mitra Sarana (SMS) Jhony Wijaya memberikan sejumlah uang pada Rico Dian Sari untuk diantarkan ke rumah pribadi Ridwan Mukti.

Setelah menyerahkan uang yang diduga suap untuk proyek, selanjutnya Rico keluar dari rumah pribadi Ridwan Mukti.

Sementara Ridwan Mukti meluncur ke kantor Gubernur Pemprov Bengkulu.

Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas KPK meringkus Rico dan membawanya ke rumah Ridwan dan bertemu dengan Lily Maddari, istri Ridwan.

"Sempat terjadi penolakan dari Satpol PP penjaga rumah Ridwan saat mobil yang dikendarai tim KPK hendak masuk. Namun petugas KPK cerdik, kaca mobil dibuka maka terlihatlah wajah Rico Dian Sari," ujar seorang sumber Kompas.com yang meminta agar namanya tidak dikutip.

Melihat wajah Rico yang tak asing lagi, Satpol PP akhirnya membuka pagar pintu, dan masuk ke rumah hingga menuju kamar pribadi Ridwan Mukti dan Lily.

Di sana petugas KPK menemukan sejumlah uang di dalam brankas.

Halaman
1234
Editor: Rosalina Woso
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved