Ingin Jadi Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Kupang, Debi Kelaparan Menanti Tes Kesehatan

Debi Renati harus menahan rasa lapar. Ia dan teman-temannya menanti giliran untuk diperiksa kesehatannya.

Ingin Jadi Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Kupang, Debi Kelaparan Menanti Tes Kesehatan
ilustrasi perawat 

Laporan Reporter Pos Kupang, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Debi Renati harus menahan rasa lapar. Ia dan teman-temannya menanti giliran untuk diperiksa kesehatannya.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bentuk rangkaian tes masuk menjadi mahasiswa Poltekkes Kupang.

"Saya mau kuliah kebidanan, jadi harus tes kesehatan. Tapi saya tunggu dari pukul 06.30 sampai sekarang nama saya belum dipanggil," ujar Debi.

Debi mengaku kesal karena harus berpuasa dari malam dan sudah mulai lapar. Ia harus bangun pagi karena ia menempuh perjalanan dari Tarus.

"Saya bangun pukul 05.30. Berangkat dari Tarus pukul 06.00, naik bemo sampai sini pukul 06.30," ujarnya.

Ia mengaku mengeluarkan biaya sebesar Rp 250 ribu untuk pemeriksaan kali ini.

Hal serupa juga dialami Ayubni. Perempuan berkulit putih ini bahkan sudah menanti 2 hari untuk dilakukan tes kesehatan.

"Saya ke sini dari kemarin tapi ditolak, alasannya juga kurang jelas. Kemarin saya tunggu dari pukul 08.00 sampai pukul 12.00. Sekarang sampai jam begini juga belum mulai," tutur Ayubni.

Ia mengaku bangun dari pukul 04.00 karena takut terlambat.*

Penulis: Eflin Rote
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved