Breaking News
Selasa, 2 Juni 2026

Ada Ikan Langka Berbentuk Mirip Alat kelamin Pria, Ini Temuan Ilmuwan Terbaru

Penemuan "Ikan tanpa wajah" dapat membantu para ilmuwan dalam memahami kehidupan satwa di laut dalam yang gelap.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso

POS-KUPANG.COM, BANGKAPOS.COM--Dunia laut dalam masih menjadi sebuah misteri besar bagi alam manusia.

Meskipun banyak penelitian dan pencarian dilakukan oleh para sarjana dan ilmuwan.

Manusia hanya mampu mengeksplorasi sepotong kecil tentang alam lautan.

Kawasan laut dalam merupakan tempat yang masih belum sepenuhnya dieksplorasi.

Bahkan masih banyak makhluk yang belum ditemukan.

Salah satunya ikan ini, mungkin bakal membuat tidak percaya sekaligus kaget.

Ketika ada ikan 'tanpa wajah' yang bentuknya mirip kelamin pria
tinggal hidup dibawah dasar lautan

Dilansir dari epochtimes,Baru-baru ini, sekelompok ilmuwan dari Australia meneliti sebuah area lautan yang masih belum dijamah.

Mereka menemukan apa yang dikenal sebagai "Ikan tanpa wajah."

Ikan itu pernah ditemukan tetapi lebih dari seabad yang lalu.

Spesies misterius ini pertama kali ditemukan pada 1873 di pantai Papua New Guinea.

Organisme laut ini ditemukan selama ekspedisi para ilmuwan dekat pesisir timur pantai Australia, 2,5 mil di bawah permukaan laut.

Alasan mengapa satwa laut ini disebut sebagai "Ikan tanpa wajah" adalah karena anatominya.

yaitu tidak ada mata dan mulut di bawah badan.

Dua titik di depan kepalanya bukanlah sepasang mata.

tetapi titik kecil itu berfungsi sebagai lubang untuk pernafasan.

Informasi terbaru yang diperoleh bahwa kehidupan laut dalam biasanya tidak ada karena kondisi yang selalu gelap di daerah tersebut.

Penemuan "Ikan tanpa wajah" dapat membantu para ilmuwan dalam memahami kehidupan satwa di laut dalam yang gelap.

Sejak penelitian ini dilakukan pada April lalu, ribuan jumlah spesimen satwa laut berhasil ditemukan.

Temuan ini termasuk laba-laba laut buta, belut laut dalam.

ikan keranda (coffinfish), serta kepiting batu cerah berduri.

Kepala ilmuwan untuk operasi penelitian ini, Tim O'Hara memberitahu Agence France-Presse bahwa sepertiga dari penemuan mereka merupakan spesies baru.

Penelitian ini pastinya bermanfaat dalam mengeksplorasi ilmu tentang kehidupan laut.(Bangka Pos.Com)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved