VIDEO: Berharap Bulir Padi Bernas, Ternyata Ini Yang Muncul Dari Batang Padi Milik Hilarius Ati

Harapan Petani sawah di Dusun Bauatok, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), Kabupaten Belu, Hilarius Ati untuk mendapat panenan melimpah

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Harapan Petani sawah di Dusun Bauatok, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), Kabupaten Belu, Hilarius Ati untuk mendapat panenan melimpah pupus sudah.

Jika saat ini sebagian petani sedang bergembira ria karena hasil melimpah, justru Hilarius sedih memandangi batang padih yang meliuk-liuk ditiup angin tanpa buliran bernas.

Ada buliran padi yang muncul namun semuanya putih dan mengering.

"Iya ini sudah pasti gagal panen. Tidak mungkin lagi ada isinya" katanya sembari mencabut beberapa buliran padi yang mengering dari batang padinya.

Menurutnya, padinya diserang hama wereng dan pengerek batang hingga tidak bisa menghasilkan.

Dia hanya bisa pasrah karena tidak ada obat yang bisa digunakan untuk membasmi hama tersebut. Apalagi, mereka juga tidak pernah mendapatkan penyuluhan ataupun pendampingan dari petugas PPL tentang bagaimana caranya menangani hama tersebut.

"Kami tidak ada obat untuk semprot. Petugas PPL juga tidak pernah datang, kami juga tidak kenal petugas itu. Kami minta kalau bisa pemerintah datang lihat sawah saya ini. Kami tidak berharap bantuan tapi kalau bisa ada perhatian kepada kami," katanya. (*)

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved