Bupati dan Wakil Bupati Malaka Tanam Bawang Merah dengan Petani

Sontak, Alberta kaget bukan main karena dua pria yang menghampirinya adalah bupati dan wakil bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran dan Drs. Daniel As

Bupati dan Wakil Bupati Malaka Tanam Bawang Merah dengan Petani
POS KUPANG/DION KOTA
Bupati Malaka, Stef sedang menanam bawang merah dengan petani bawang merah di desa umatoos beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN -- Jumat Sekitar pukul 12.00 Wita Alberta Umadato warga desa Umatoos sedang sibuk menanam bawang merah bersama 6 orang wanita lainnya di kebunnya. Tiba-tiba datang dua sosok pria menggunakan baju berwarna putih dan langsung menghampiri dan menyapanya dengan menggunakan bahasa tetun.

Sontak, Alberta kaget bukan main karena dua pria yang menghampirinya adalah bupati dan wakil bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran dan Drs. Daniel Asa. Senyum pun langsung bermekaran di wajah 7 Wanita paruh baya ini.

Tidak hanya berkunjung, dua sosok orang nomor satu dan dua di Kabupaten Malaka ini juga tak canggung untuk menanam bawang merah.

Kepada Pos Kupang, Alberta mengaku kaget karena dikunjungi bupati dan wakil bupati malaka di kebunnya. Dirinya mengaku senang dan bertambah semangat untuk menanam bawang merah yang merupakan salah satu komoditi dalam Revolusi Pertanian Malaka (RPM).

" Saya senang sekali bisa dikunjungi orang besar (bupati dan wakil bupati malaka) di kebun. Saya hanya bisa senyum-senyum saja karena senang sekali. Apa lagi pak bupati dan wakilnya sampai menanam bawang bersama kami," ujarnya sambil tersenyum.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Stef memerintahkan Dinas pertanian untuk menyiapkan 1 Ha lahan untuk ditanami bawang merah di Desa Fafoe atas nama dirinya. Nantinya, hasil penjual bawang merah dari kebun tersebut akan dikirimkan kepada anak-anak dari Desa Fafoe yang sedang menempuh pendidikan di bangku perguruan tinggi.

" Siapkan lahan satu Ha atas nama saya (Bupati Stef, red) di Desa Fafoe untuk ditanami bawang merah. Hasilnya nanti akan kita kirimkan kepada anak-anak Desa Fafoe yang sedang kuliah. Uang dari penjual bawang merah tersebut akan menjadi bukti jika hasil RPM bisa digunakan untuk sekolah anak. Sekaligus memberitahukan kepada anak-anak kita yang sedang kuliah jika RPM di Malaka Sukses," tegas Bupati Stef.

Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Malaka didampingi Kepala OPD Kabupaten Malaka melakukan peninjauan penanaman bawang merah di Desa, Fafoe, Umatoos dan Oanmane. Kepala Dinas Pertanian Malaka, Yustinus Nahak Menjelaskan, Untuk Desa Fafoe, ditargetkan akan ditanami bawang merah di area seluas 21 Ha. Sedangkan Desa Oanmane 10 Ha dan Desa Umatoos. Hingga saat ini sekitar 21 Ha lahan telah ditanami bawang merah. Dirinya Optimis komditi RPM bawang merah akan sukses.

" Saya optimis tahun ini produksi bawang merah kita akan memenuhi kebutuhan bawang merah masyarakat Malaka sehingga tidak perlu didatangkan dari luar Malaka. Dengan produksi yang tinggi, maka harga jual bawang merah dapat ditekan sehingga masyarakat Malaka bisa membeli bawang merah dengan harga yang murah. Tidak hanya itu, hasil penjualan bawang merah bisa digunakan untuk biaya anak sekolah," pungkas Yustinus. *

Penulis: Dion Kota
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved