Kapolres Disogok Rp 50 Ribu Oleh Pelanggar Lalu Lintas, Penyogok Paksa Serahkan Uang ke Tangan Anton

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kupang Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anthon Cristanto, SH, M.Hum, disogok seorang pemuda pelanggar lalu

Kapolres Disogok Rp 50 Ribu Oleh Pelanggar Lalu Lintas, Penyogok Paksa Serahkan Uang ke Tangan Anton
ISTIMEWA
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Cristanto, SH, M.Hum bersama ajudannya mengamankan seorang pemuda pelanggar lalulintas di Jalan Frans Seda, Kota Kupang, Kamis (15/6/2017) siang. 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- -Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kupang Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anthon Cristanto, SH, M.Hum, disogok seorang pemuda pelanggar lalu lintas.

Kepada Anthon Cristanto, pria yang belakangan diketahui bernama Adikson, itu menyodorkan satu lembar uang pecahan Rp 50.000.

Anthon merespons dengan menampar wajah Adikson. Setelah dibina, Adikson beserta sepeda motornya digiring ke Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kupang Kota, selanjutnya diproses.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Frans Seda, Kota Kupang, Kamis (15/6/2017) sekitar pukul 13.45 Wita.

Anthon menuturkan, saat dalam perjalanan dari Kepolisian Daerah (Polda) NTT, ia melihat ada sepeda motor protolan di jalur jalan sebelah. "Saya balik kejar, situasi memungkinkan kita hentikan dan periksa dokumennya," jelasnya.

Setelah diperiksa, lanjut Anthon, ternyata sepeda motor tersebut tanpa dokumen. Pengendaranya pun tidak bisa menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai bukti identitas.

"Saya lagi jelaskan, dia remas uang Rp 50 ribu paksa ke tangan saya untuk terima. Saya buka lebar-lebar telapak tangan bukan untuk menerima tapi mendarat di mukanya. Hari ini tempeleng orang. Apes tiada tara," ujar Anthon.

Setelah diamankan, demikian Anthon, Adikson beserta sepeda motor digiring ke Satlantas Polres Kupang Kota.

Anthon menyayangkan sikap masyarakat, seperti yang diperlihatkan Adikson. Anthon mengimbau masyarakat untuk menolak kalau ada polisi yang meminta damai dengan imbalan.

"Ternyata masih ada saja yang mengambil jalan pintas, sudah harus berubah. Kalau sayang polisi harus mendidik polisi juga menjadi lebih baik. Dia tidak belajar bahwa ini sudah bukan zamannya lagi. Tidak sayang polisi kalau masih membudayakan seperti ini," kata Anthon.

Ditemui terpisah, Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi mengatakan, Adikson melakukan pelanggaran sehingga dia ditilang.

Menurut Rocky, Adikson melakukan lima pelanggaran, yakni tidak menggunakan helm ganda, tidak menunjukan surat izin mengemudi (SIM), tidak bisa menunjukan STNK, tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau plat nomor serta komponen motor tidak lengkap.

Mengenai sogok, Rocky mengatakan, masyarakat masih punya pandangan bahwa seluruh masalah bisa diselesaikan dengan cara menyogok.

"Maka dari itu masyarakat, bahkan tidak segan-segan menyogok polisi sekalipun, agar permasalahannya selesai," kata Rocky. (aca)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved