Gadis 17 Tahun Disetubuhi Ayahnya hingga Melahirkan Tapi Sang Paman yang Jadi Terdakwa

Pengadilan Negeri (PN) Demak kembali menyidangkan perkara dugaan persetubuhan dan percabulan terhadap anak di bawah umur dengan terdakwa JS, yang meru

Gadis 17 Tahun Disetubuhi Ayahnya hingga Melahirkan Tapi Sang Paman yang Jadi Terdakwa
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi korban perkosaan. 

POS KUPANG.COM, SEMARANG -- Pengadilan Negeri (PN) Demak kembali menyidangkan perkara dugaan persetubuhan dan percabulan terhadap anak di bawah umur dengan terdakwa JS, yang merupakan paman korban EPA (17).

EPA telah melahirkan anak yang saat ini berusia sekitar 2 tahun.

Perkara tersebut telah dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke Polres Demak pada tahun 2014 silam.

Sejak awal proses penyidikan JS tegas menyangkal tuduhan tersebut.

Sanggahan JS tentu bukan tanpa dasar, karena dalam kesimpulan hasil tes DNA menunjukkan bahwa anak yang dilahirkan EPA 99,9 persen adalah anak biologis dari ayah kandung EPA sendiri, yakni M, warga Jeruk Gulung, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak.

"Sehingga jelas, JS bukan ayah biologis dari anak yang dilahirkan EPA," kata pengacara dari LBH Mawar Saron Semarang, Henry D Nainggolan, selaku kuasa hukum JS, dalam keterangannya kepada Tribun Jateng, Jumat (16/6/2017).

Henry mengatakan, kejanggalan-kejanggalan muncul dalam perkara tersebut, dimana dalam laporan polisi M malah menjadi saksi dalam perkara.

Padahal berdasarkan test DNA justru M merupakan ayah biologis dari balita yang dilahirkan EPA.

Belakangan diketahui, dari salah satu saksi yang merupakan perangkat desa yang pernah didatangi oleh ibu korban EPA.

Ibu korban pernah meminta Rp 25 juta kepada keluarga JS supaya laporan dicabut.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved