Berita Flores Lembata Alor
BDP Lerek Protes Kepala Desa, Kasusnya Sedang Dikaji Kesbangpol Lembata
oknum kepala desa tersebut tidak membuatkan laporan pertanggungjawaban keuangan kepada anggota BPD
Penulis: Frans Krowin | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM,LEWOLEBA--Badan Perwakilan Desa (BPD) Lerek, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, memrotes Kepala Desa (Kades) Yohanes Laba dan meminta agar yang bersangkutan segera dicopot dari jabatannya.
Informasi yang dihimpun Pos Kupang, menyebutkan, aksi protes BPD Lerek terhadap kepala desa itu, karena yang bersangkutan tidak mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran dalam tiga tahun berturut-turut, mulai tahun anggaran 2014, 2015 dan 2016.
Protes itu dilakukan dengan aksi demonstrasi di kantor desa setempat, pada 22 Mei 2017. Aksi itu bertepatan dengan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola Langoday oleh Gubernur NTT di Kupang.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Lembata, Kanis Making membenarkan adanya kejadian tersebut, ketika ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Rabu (14/6/2017) siang.
"Benar, ada kejadian dimana anggota BPD Desa Lerek melakukan aksi di Kantor Desa. Mereka memrotes kepala desa karena tidak mempertanggungjawabkan penggunaan keuangan di desa itu," ujar Kanis.
Atas kasus tersebut, lanjut dia, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur telah memerintahkannya untuk mengidentifikasi persoalan itu dan segera memberikan laporan.
"Dalam kasus itu Bapak Bupati telah memerintahkan kami mengidentifikasi persoalan dan segera memberikan laporan. Saat ini kami sedang membuat kajian atas masalah itu," ujar Kanis Making di ruang kerjanya, Kamis (15/6/2017).
Dia mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan dan mengidentifikasi persoalan itu. Ia juga sedang membuat kajian atas persoalan yang terjadi di desa tersebut. Hasil kajian tersebut nantinya diserahkan kepada Bupati Sunur.
Informasi yang dihimpun Pos Kupang, menyebutkan, oknum kepala desa tersebut tidak membuatkan laporan pertanggungjawaban keuangan kepada anggota BPD selama tiga tahun anggaran. Padahal itu sudah diminta berulang kali oleh anggota BPD Lerek.
Lantaran dinilai tidak transparan dalam mengelola keuangan desa, akhirnya anggota BPD setempat melancarkan aksi protes dengan menduduki kantor desa setempat. Aksi itu dalam pengawalan ketat aparat Polres Lembata.
Sejumlah warga menuturkan, dalam peristiwa itu cukup banyak anggota polisi yang diterjunkan ke Desa Lerek. Alhasil, meski suasana cukup hangat, namun aksis itu berlangsung dalam situasi yang aman dan tertib. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-rupiah_20170518_085658.jpg)