Berita Flores Lembata Alor

Asisten Dua Marthen Ban: Hasil Survey TPI Masih Harus Dikaji di Pusat

bila pihak ASDP sudah tuntas melakukan kajian maka akan diserahkan ke bupati sebelum melakukan tahapan lebih lanjut.

POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Menteri BUMN, Gubernur NTT serta Bupati Mabar dan beberapa petinggi ASDP saat menekan sirene peresmian ground breaking dermaga marina, April 2017. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO--Asisten dua yang menangani ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Marthen Ban, menjelaskan bahwa hasil survey lokasi untuk pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang baru, masih harus dikaji di ASDP pusat di Jakarta.

Disampaikannya bahwa survey lokasi sudah dilakukan pekan lalu oleh tim dari ASDP dan pihaknya turut mendampinginya.

"Kami turut mendampingi tim dari ASDP saat survey lokasi untuk pembangunan TPI baru di Labuan Bajo. Hasil survey masih dikaji lagi di ASDP pusat saat ini. Tentunya kami menunggu hasil kajian itu," kata Marthen, saat dikonfirmasi Hari Senin (12/6/2017).

Ditambahkannya, bila pihak ASDP sudah tuntas melakukan kajian maka akan diserahkan ke bupati sebelum melakukan tahapan lebih lanjut.

Untuk diketahui, proyek pembangunan dermaga marina Labuan Bajo senilai Rp 400 miliar, hingga Juni 2017 ini belum bisa dikerjakan.

Padahal kegiatan peletakan batu pertama atau ground breaking sudah dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, pada 20 April 2017 di kawasan ASDP Labuan Bajo, didampingi oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula.

Dermaga untuk kapal cruise dan kapal feri itu, belum bisa dikerjakan karena belum ada kepastihan lahan baru untuk pembangunan TPI.

TPI yang sudah ada saat ini berada di lokasi yang dipersiapkan untuk pembangun marina. Sehingga TPI harus dipindahkan ke lokasi lain agar dermaga marina bisa dibangun.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved