Gadis Kecil Gagal Ginjal
Keluarga Ungkap Penyebab Kematian Dona
Kematian Dona menjadi pukulan berat bagi keluarga khususnya kedua orangtua Dona. Sang ibu, Luisa Henuk mengungkapkan mengapa putrinya menderita gagal
Laporan Reporter Pos Kupang, Eflin Rote
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Kematian Dona menjadi pukulan berat bagi keluarga khususnya kedua orangtua Dona. Sang ibu, Luisa Henuk mengungkapkan mengapa putrinya menderita gagal ginjal diusia yang masih sangat belia.
"Dia pernah ditabrak motor di depan rumah sampai tulang pahanya patah. Akhirnya kami bawa dia berobat ke Jakarta. Sampai disana dipasang pen," tutur Luisa ketika ditemui di rumah duka di kawasan Kayu Putih Kupang, Sabtu (10/6/2017).
Baca: Gadis Kecil yang Divonis Gagal Ginjal Itu Akhirnya Tutup Usia
Baca: Sedih, Gadis 9 Tahun ini Divonis Gagal Ginjal
Setahun berlalu, pen yang dipasang di kaki Dona akhirnya dilepas. Setelah dilepas, menurut sang ibu, kondisi Dona mulai menurun.
"Dia mulai sakit, trombositnya juga turun terus. Saya bawa ke dokter, dokter sempat duga dia kena leukimia. Akhirnya saya bawa dia cek ke Surabaya," kenang Luisa.
Setelah dilakukan cek di sum-sumnya, dokter menyatakan Dona negatif leukimia. Tapi kondisinya tetap tidak stabil. Trombosit yang terus turun membuat keluarga terus memberikan Dona obat.
"Tiap kali dia lemas dan trombositnya turun, kami selalu kasih dia obat untuk tambah trombosit. Mungkin dia ketergantungan obat, sampai pengaruh ke ginjalnya," ujarnya.
Dona menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (9/6/2017) di RSU WZ Johanes Kupang. Dona sempat dirawat selama sehari sebelum akhirnya tutup usia.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dona-pasien-gagal-ginjal_20170608_174003.jpg)