Ingin Berinvestasi di Flores Timur? Hanya Ini Syarat yang Diberikan Bupati Anton

Pemerintah Kabupaten Flores Timur terbuka menerima siapa saja investor yang ingin berinvestasi di daerah itu.

Ingin Berinvestasi di Flores Timur? Hanya Ini Syarat yang Diberikan Bupati Anton
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Antonius Hubertus Gege Hadjon 

POS KUPANG.COM, LARANTUKA - Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim) terbuka menerima siapa saja investor yang ingin berinvestasi di daerah itu.

Investor yang bersangkutan hanya perlu memenuhi satu syarat yang diberikan oleh Bupati Flotim yakni tidak merugikan masyarakat.

"Jika ada investor punya komitmen yang baik untuk masyarakat Flotim, pemerintah siap menyambut kehadirannya," kata Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon di ruang kerjanya, Jumat (9/6/2017).

Anton mengakui selama ini banyak investor datang ke Flores Timur. Namun setelah mereka melihat kondisi riil Flotim, investor tersebut akhirnya tidak jadi berinvestasi di Flotim.

"Intinya tidak membuat rugi masyarakat," tegas Bupati Anton.

Ia menjelaskan masyarakat selama ini baru melihat potensi kelapa dari nilai isi atau daging buahnya. Sementara potensi bagian lain dari kelapa belum dibuat bernilai.

"Saya lebih suka jika masyarakat kita, orang muda kita membuat bagian lain ini, sabut kelapa, tempurungnya dibuat bernilai. Kita akan beri pelatihan terhadap orang muda kita," kata Anton.

Anton mengatakan jika seluruh potensi buah kelapa mulai dari isi, sabut dan tempurung dibuat bernilai, pasaran lokal Flotim sudah menyerap produksi kerajinan masyarakatnya.

"Kalau ada investor yang komitmen dengan ini (tidak rugikan masyarakat-red) kita terima," ujar Anton.

Pohon kelapa di Flores
Pohon kelapa di Flores (wisata flores - blogger)

Pada Rabu (7/6/2017) PT Amigas JS dan PT Tasfern Jakarta bertemu Bupati Anton di Kota Larantuka untuk menjajaki pembangunan pabrik olah kelapa di Flotim.

Dari pembicaraan itu belum ada keputusan final. Investor itu berjanji akan menyampaikan perkembangan setelah mereka mengevaluasi hasil pantau potensi kelapa di Flotim.

Secara gamblang mereka mengungkapkan kelapa di Flotim sangat memprihatinkan dan tidak terawat. Membutuhkan intervensi dan perawatan khusus untuk menyehatkan kembali kelapa yang ada.

Sementara pemerintah menjaminkan bahan baku yang diperlukan mencukupi, apalagi jika digabung dengan kabupaten tetangga seperti Sikka dan Lembata.

Bupati Anton pun siap membantu investor apa yang perlu difasilitasi pemerintah agar memuluskan pembangunan pabrik olah kelapa di Flotim. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved