Polisi Tembak Diri Sendiri

Jenazah Fransisco Araujo Dimandikan di Kamar Mayat

Jenazah Aiptu Fransisco de Araujo (43), polisi yang bunuh diri dengan menembakan kepalanya dengan senjata api revolver, dipindahkan dari ruang ICU ke

Jenazah Fransisco Araujo Dimandikan di Kamar Mayat
POS KUPANG/ALFONS NEDABANG
Jenazah Aiptu Fransisco de Araujo dalam kereta, saat dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Bayangkara Kupang, Rabu (7/6/2017) sore. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Alfons Nedabang

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Jenazah Aiptu Fransisco de Araujo (43), polisi yang bunuh diri dengan menembakan kepalanya dengan senjata api revolver, dipindahkan dari ruang ICU ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Rabu (7/6/2017) sekitar pukul 15.35 Wita.

Jenazahnya dimasukkan di dalam kereta, selanjutnya didorong petugas dan anggota polisi, termasuk Wakapolres Kupang Kota, Kompol AM Von Bulow.

Martina de Araujo (38), istri Fransisco mengikuti dari belakang. Dia dipapah dua orang ibu. Sambil berjalan, Martina yang wajahnya pucat pasi, meratapi kepergian suaminya untuk selamanya.

Dua ibu yang memapahnya, menghibur dan menguatkannya. "Harus kuat. Harus kuat," ujar kedua ibu itu.

Saat ini jenazah Fransisco Araujo sudah berada di dalam kamar mayat. Petugas sedang memandikan jenazah. Setelah itu akan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Oebobo.

Saat berada di kamar mayat, Martina tidak berhenti meratapi jenazah suaminya. "Bapa e....bapa....," ratap Martina.

Fransisco Araujo menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Rabu (7/6/2017) sekitar pukul 15.22 Wita.

Fransisco meninggalkan seorang istri, Martina de Araujo (38) beserta tiga anak, Mebiana (18), Putri (13) dan Fadli (9).

Aiptu Fransisko de Araujo dengan NRP 74110545 menduduki jabatan Pejabat Sementara Kanit Pengamanan Objek Vital (Pamovit) Polres Kupang Kota.*

Penulis: Alfons Nedabang
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved