Hidup Wanita Ini Hancur saat Didiagnosis Positif HIV, Tapi Fakta Lain Terkuak 12 Tahun Kemudian!

Didiagnosis penyakit mematikan mungkin bisa membuat hidup seseorang hancur. Apalagi penyakit tersebut belum ada obatnya, semangat untuk berjuang hidup

Hidup Wanita Ini Hancur saat Didiagnosis Positif HIV, Tapi Fakta Lain Terkuak 12 Tahun Kemudian!
Bangkok Post
Suthida Saengsumat. 

POS KUPANG.COM -- Didiagnosis penyakit mematikan mungkin bisa membuat hidup seseorang hancur. Apalagi penyakit tersebut belum ada obatnya, semangat untuk berjuang hidup pun akan menurun.

Hal serupa terjadi pada wanita 20 tahun asal Thailand bernama Suthida Saengsumat.

Melansir Nextshark, Suthida Saengsumat didiganosis HIV positif pada usianya yang masih belia, 8 tahun.

Ketika ia kecil, Saengsumat mengungkapkan bahwa anak-anak dari SD nya menolaknya karena vonis yang ia terima.

Saengsumat melakukan tes HIV 12 tahun lalu, setelah sekolahnya memintanya melakukan tes tersebut, Bangkok Post melaporkan.

Guru-guru di sekolah Saengsumat merasa ia harus dites karena ayahnya baru saja meninggal karena AIDS dan ibunya memiliki alergi yang amat serius.

Saengsumat didiagnosis HIV positif pada pemeriksaan pertama.

Meskipun ia tidak diberikan tes kedua untuk memverifikasi, Saengsumat langsung diberikan obat-obatan antiretroviral harian.

Penderitaan Saengsumat bertambah, ia akhirnya keluar dari sekolah karena tidak tahan menerima perlakuan diskriminatif dari guru dan teman-temannya.

Tak lama setelah putus sekolah, Saengsumat menikah.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved