Sadis, Gara-gara Diejek 'Bukan Laki-laki', Pria Ini Tembak 9 Orang Hingga Tewas
Pria bernama Sergey Yegorov (45) diketahui telah menembak mati setidaknya sembilan orang di sebuah pesta di desa Redkino, wilayah Tver, Rusia
POS KUPANG.COM, MOSKWA -- Seorang pria di Rusia harus diamankan oleh personel berwajib dan bersenjata.
Pria bernama Sergey Yegorov (45) diketahui telah menembak mati setidaknya sembilan orang di sebuah pesta di desa Redkino, wilayah Tver, Rusia
Para Korban meliputi lima pria dan empat perempuan.
Usut punya usut, Yegorov ternyata baru saja diolok-olok karena tek pernah ikut kegiatan wajib militer.
Yegorov, seorang tukang listrik, difoto saat dia diborgol dan dimasukkan ke dalam mobil polisi yang dijaga ketat personel bersenjata.
Satu-satunya orang yang selamat adalah perempuan berusia 21 tahun yang bersembunyi di bawah selimut dan berpura-pura mati.
"Dia sungguh gila," ujar perempuan tersebut merujuk kepada Yegorov.
"Dia masuk ke dalam rumah dan menembak semua orang begitu saja. Saya melihat dia menyingkirkan tubuh orang-orang itu, saya mendengar napas terakhir mereka," tambah dia.
Seorang pejabat setempat Vadim Levshin mengatakan, Yegorov tidak bekerja sebagai teknisi listrik. Pria itu tinggal di Moskwa dan bekerja serabutan.
"Dia datang ke Tver untuk berlibur akhir pekan. Tragedi ini dipicu pertengkaran setelah mereka semua mabuk," ujar Levshin.
Sejumlah laporan mengatakan, Yegorov marah ketika beberapa orang di pesta itu menyebutnya bukan "laki-laki sejati" karena tak pernah menjadi tentara.
Ejekan itu ternyata tak diterima Yegorov.
Dia keluar dari ruangan selama beberapa saat dan kembali membawa senjata yang digunakannya untuk menembaki korbannya.
Sebagian besar pria sebaya Yegorov memang pernah bertugas di kemiliteran sebagai wajib militer.
Tragedi itu terjadi di kediaman milik Ivan Zagornyan, yang juga tewas dalam peristiwa itu. Seorang tetangga Ivan yang kebetulan berada di rumah itu juga tewas. (Kompas.com/Tribun Jatim)