VIDEO: Terungkap Ini Alasan Presiden Soekarno Datang ke Atambua Tahun 1955

Presiden pertama RI, Ir. Sukarno memiliki hubungan emosional yang tidak biasa. Pada tahun 1955, setelah pemilihan umum (Pemilu) perdana di Indonesia,

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Presiden pertama RI, Ir. Sukarno memiliki hubungan emosional yang tidak biasa. Pada tahun 1955, setelah pemilihan umum (Pemilu) perdana di Indonesia, Ir. Sukarno datang ke Atambua, sempat bermalam dan tampil berpidato di Lapangan Umum Atambua pada keesokan harinya. Lantas apa alasannya datang di saat kondisi bangsa belum stabil.

Salah satu sesepuh Belu, Jos Agustinus Diaz (84) kepada Pos Kupang di kediamannya, Sabtu (3/6/2017) mengatakan, Presiden Sukarno terharu dan terpengaruh mendengar adanya para pejuang di Belu yang merintis kemerdekaan.

"Kedatangan presiden Sukarno oleh karena terpengaruh dan terkesan oleh kegiatan -kegiatan para tokoh baik tokoh adat maupun tokoh pemerintahan Belu yang sudah melakukan kegiatan-kegiatan sebagai perintis kemerdekaan ," ungkapnya.

Para pejuang perintis kemerdekaan ini, tutur Jos A. Diaz, mengajarkan lagu-lagu perjuangan dan lagi Indonesia raya, di sekolah-sekolah dan di masyarakat meski saat itu mendapat tekanan dari pemerintah Belanda waktu itu.

"Tetapi para perintis kemerdekaan ini selalu mengadakan latihan untuk Indonesia merdeka dan inilah yang menjadi kesan yang sangat kuat bagi Sukarno sehingga tahun 1955 setelah pemilu pertama beliau berkunjung ke atambua dan menginap satu malam penuh di rumah jabatan Bupati Belu. Keesokan harinya beliau tampil pidato di Lapangan umum dan menanam pohon beringin yang masih ada sampai sekarang," kisahnya.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved