Seleksi Calon Sekda NTT, Marius dan Ibi Riti Gugur

Dua calon Sekda NTT dari lima orang yang mendaftar, Dr. Marius A Jelamu dan Drs.Lamber Ibi Riti dinyatakan gugur dalam seleksi administrasi. Karena it

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfred Dama
pos kupang
Frans Salem, Sekda NTT 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Dua calon Sekda NTT dari lima orang yang mendaftar, Dr. Marius A Jelamu dan Drs.Lamber Ibi Riti dinyatakan gugur dalam seleksi administrasi. Karena itu, keduanya tidak diikutsertakan lagi dalam tahapan seleksi selanjutnya.

Hal ini disampaikan Sekda NTT, Fransiskus Salem,S.H,M.Si kepada Pos Kupang, Jumat (2/6/2017.

Menurut Salem, sejak dibukanya pendaftaran calon sekda, terhitung tanggal 5 - 30 Mei 2017 ada lima orang yang mendaftar. Kelima orang itu adalah, Tini Tadeus , S.H, Drs.Lamber Ibi Riti, Dra. Sisilia Sona, Dr. Marius Jelamu dan Ir. Ben Polo Maing.

"Panitia seleksi (pansel) sudah lakukan seleksi tahap pertama melalui secretariat pansel, yakni seleksi administrasi. Hasil seleksi menyatakan, dua calon tidak penuhi syarat administrasi. Kedua pejabat itu adalah, Lamber Ibi Riti dan Marius Jelamu,"kata Salem.

Dijelaskan, kedua orang itu tidak diikutsertakan lagi pada seleksi tahap lanjutan berupa seleksi uji kompetensi manajerial dan wawancara. Sedangkan tiga lainnya dinyatakan lolos seleksi administrasi sehingga turut dalam seleksi tahap berikut,
Lebih lanjut, Salem mengatakan, dua orang yang tidak lolos seleksi administrasi itu karena tidak memenuhi salah satu syarat yakni belum memiliki sertifikat diklat PIM II. Pansel kemudian mengambil keputusan bahwa dua calon itu gugur.

"Karena syarat yang dikeluarkan seperti itu dan masih ada tiga calon yang akan ikut tahap berikut.Kecuali ,hanya tinggal dua calon saja,maka Pansel akan membuka ulang pendaftaran,"katanya.

Padahal, menurut Salem,pansel sudah merevisi persyaratan untuk memberikan peluang bagi semua pejabat eselon II agar bisa mengikuti seleksi. "Awalnya syarat calon sekda itu antara lain pejabat eselon IIA, namuan pansel revisi sehingga hanya Eselon II.. Begitu juga dengan syarat calon yang berpangkat/golongan Pembina utama madya IV D,kemudian direvisi jadi hanya pangkat/golongan IV C,"katanya.

Meski begitu, Ia mengakui sampai penutupan pendaftaran hanya lima orang yang mendaftar.

Tentang bilamana seleksi elesai,Salem mengatakan,diharapkan dalam bulan ini sudah selesai sehingga saat masa jabatannya selesai, sudah ada sekda..

Anggota DPRD NTT, Drs. Kasmirus Kolo,M.Si mengatakan, seleksi calon sekda harus profesional terutama kepada Pansel agar tidak memiliki kepentingan.

"Sekda ini dapur pemerintah Provinsi NTT, karena itu kita minta pansel bekerja dengan baik tanpa ada embel-embel kepentingan," kata Kasmirus.

Dikatakan, dengan timsel yang bekerja secara baik, maka akan berpengaruh pada hasil sekda yang terpilih.*

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved