BBM di Mobil Pikap Milik Haji Arifin
Haji Arifin kepada wartawan di Mapolres Belu, Selasa (30/5/2017), mengatakan, tidak mengetahui polisi menahan mobil yang memuat BBM miliknya.
Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM, ATAMBUA - ANUS Manekat, sopir pikap hitam bernomor polisi DH 9481 D yang diamankan polisi karena memuat BBM bersubsidi mengaku BBM yang dibawanya itu bukan untuk diselundupkan ke Timor Leste tetapi mau dibawa ke Kiupukan, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) untuk dijual secara eceran.
"Pemiliknya Pak Haji Arifin. Saya ambil di SPBU Halilulik dan mau dibawa ke Kiupukan. Mau jual eceran," katanya.
Haji Arifin kepada wartawan di Mapolres Belu, Selasa (30/5/2017), mengatakan, dirinya tidak mengetahui ketika polisi menahan mobil yang memuat BBM miliknya. Saat itu dirinya sedang berada di Kiupukan yang kemudian dihubungi bahwa polisi sudah menahan BBM miliknya.
Dia menegaskan, BBM tersebut bukan untuk dibawa ke Timor Leste tapi dijual secara eceran untuk membantu masyarakat sekitar atau pelintas yang kehabisan BBM mengingat Kiupukan jauh dari SPBU baik dari Kefamenanu-TTU maupun dari Halilulik-Belu. Dia mengaku siap mengikuti proses selanjutnya dan berharap ada kebijakan polisi untuk tidak menahan mobilnya karena mobil harus terus beroperasi untuk jenis usaha lainnya. (roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bbm-di-mobil-pikap-milik-haji-arifin_20170602_102608.jpg)