Usai Dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati, Sunur-Langoday Segera Lakukan 3R
Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday segera melakukan 3R untuk menata pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakat
Laporan Wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday segera melakukan 3R untuk menata pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Pertama reorganisasi, kedua restrukturisasi dan ketiga, redesain.
"Mengawali kepemimpinan saya dan Pak Thomas ini, kami berdua akan melakukan tiga hal penting. Pertama, reorganisasi pemerintahan. Kedua, restrukturisasi dan berikutnya redesain."
Hal itu disampaikan Bupati Sunur saat memberikan sambutan pada Acara Serah Terima Jabatan Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk kepada Bupati Lembata Masa Jabatan 2017-2022, Eliaser Yentji Sunur, di Aula Kantor Bupati Lembata, Jumat (26/5/2017).
Mendampingi Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday bersama istri. Hadir pula mantan Bupati Lembata, Andreas Duli Manuk bersama mantan Wakil Bupati Lembata, Andreas Nula Liliweri, Ketua DPRD Lembata, Ferdinandus Koda bersama wakil ketua juga sejumlah anggota Dewan.
Serah terima jabatan tersebut, dihadiri Asisten I Sekda Nusa Tenggara Timur (NTT), Benediktus Polo Maing bersama sejumlah pejabat dari tingkat Propinsi NTT di Kupang. Hadir juga seluruh pimpinan SKPD dan pegawai di daerah itu.
Sunur mengatakan, reorganisasi dan restrukturisasi tersebut untuk disesuaikan dengan visi misinya dalam membangun masyarakat dan daerah itu. Olehnya, pejabat yang bakal dipilih untuk masuk dalam kabinetnya, harus sejalan dengan apa yang akan dilakukan.
Sementara redesain yang dimaksud Sunur, adalah melihat atau meninjau kembali sejumlah MoU yang telah ditandatangani Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk. Pasalnya, yang paling bertanggungjawab atas apa semua itu adalah dirinya selaku kepala daerah.
Seusai mengatakan hal tersebut, Sunur lantas mengakhiri sambutannya. Untuk diketahui, selama memangku jabatan sebagai Bupati Lembata, Sunur dikenal sebagai sosok pemimpin yang tak banyak bicara. Ia bicara seperlunya dan lebih banyak bekerja untuk masyarakat dan daerah itu.*