Jumat, 17 April 2026

Tanpa Dana Dari Investor Dinas PU Matim Mulai Bangun Cross Way

Investor pernah menjanjikan bantuan dana untuk pembangunan cross way di Wae Musur. Ini yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum setempat

Penulis: Robert Ropo | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/Robert Ropo
Plh Kepala Dinas PU Matim, Yos Marto (Kanan) didampingi Kasie Irigasi dinas PU, Ofan Sape sedang memberikan keterangan 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG - Pekerjaan pembangunan cross way di kali Wae Musur yang menghubungkan jalur Golo Mongkok tujuan desa Torok Golo dan sejumlah desa lainya di wilayah sebelah Wae Musur di kecamatan Rana Mese kabupaten Manggarai Timur (Matim) mulai dibangun.

Pelaksana tugas harian (Plh) kepala dinas pekerjaan umum (PU) kabupaten Matim, Yos Marto ketika ditemui Pos Kupang di Lehong, Rabu (17/5/2017) mengatakan, bahwa dana CSR sebesar kurang lebih 100 juta lebih dari invenstor PT. Multi Energi Dinamika yang mengerjakan PLTMH Wae Musur untuk biaya pembangunan cross way di kali Wae Musur itu belum diberikan kepada pihak dinas PU Matim.

Marto mengatakan, meskipun dana tersebut belum diberikan oleh pihak Invenstor, namun pihak dinas PU mulai melakukan pekerjaan pembangunan cross way di kali Wae Musur itu.

"Sampai dengan saat ini dana CSR sebesar 100 juta lebih itu belum diberikan ke kami. Tetapi sudah pasti dana itu nantinya akan diberikan karena sudah ada tanda tangan persetujuan. Kita sementara tunggu dana itu kita mulai kerjakan dan sudah berlansung dua hari, karena ini kerja sama antara pihak Invenstor dan dinas PU untuk menangani lintasan di kali Wae Musur itu",jelas Marto.
Marto mengatakan, dana tersebut jika telah diberikan kepada pihaknya nanti akan digunakan untuk pembelian solar dan juga biaya harian orang atau masyarakat yang mengerjakan cross way itu.

"Kita sudah mulai bangun itu, sehingga cepat diatasi agar kendaraan mulai melintas sudah, kasihan masyarakat telah lama menderita. Mereka harus jalan kaki dari wilayah mereka jika hendak mau ke Borong, begitu juga saat melintas di kali Wae Musur harus membayar biaya yang begitu mahal," ungkap Marto. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved