Senin, 13 April 2026

Fasilitas di SDN Rabo Manggarai Memprihatinkan, Ruangan Kelas dari Bambu dan Berlantai Tanah

Fasilitas pendidikan di SDN Rabo, Kampung Rabo, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai masih memprihatinkan dan menyedihkan.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/DOK
Inilah ruangan kelas bagi siswa di SDN Rabo, Kampung Rabo, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Fasilitas pendidikan di SDN Rabo, Kampung Rabo, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai masih memprihatinkan dan menyedihkan.

Kekurangan fasilitas pendidikan bagi siswa di sekolah itu perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Pasalnya, sampai sekarang ada dua ruangan kelas masih memakai dinding bambu dan lantai tanah.

Selain ruangan kelas, meja,kursi,perpustakaan dan laboratorium bagi siswa pun masih kurang dan belum ada.

Namun kekurangan tersebut tidak membuat para guru,siswa dan orangtua patah semangat guna melaksanakan KBM bagi siswa.

Hubertus Sensi, salah satu warga Kampung Rabo ketika menghubungi os Kupang Selasa (16/5/2017) sore mengisahkan tentang kekurangan fasilitas belajar bagi anak-anak di Kampung Rabo.

"Dulu anak-anak dari Kampung Rabo jalan kaki 3-4 Km ke Kedindi dekat Pelabuhan Kedindi untuk sekolah SDK Kedindi. Lalu tahun 2008 warga bersama pemerintah membangun ruangan kelas jarak jauh dari SDK Kedindi di Kampung Rabo. Waktu itu bangun satu ruangan kelas. Kemudian ada bantuan PNPM bangun tiga ruangan kelas.Setelah definitive tahun 2015/2016 siswa semakin banyak sekolah kekurangna ruangan kelas. Orangtua bersama sekolah bangun ruangan kelas darurat pakai bambu dan beratap seng serta lantai tanah biar anak-anak bisa belajar.Kami sudah buat laporan tapi belum ada bantuan," kata Sensi.

Sensi mengatakan, sampai sekarang antusias warga menyekolahkan anak-anak cukup tinggi karena dekat dengan pemukiman.Sebelumnya,banyak anak dari Kampung Rabo yang habis sambut baru tidak melanjutkan pendidikan SD karena lokasi sekolah terlalu jauh.

Sensi pun mengaku pihaknya berharap SDN Rabo ke depan memilikki ruangan kelas karena sudah definitif menjadi sekolah sendiri.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved