Minggu, 12 April 2026

Empat Dusun di Rendu Butowe Mulai Melunak Soal Waduk Lambo

Kabar baik datang dari empat Dusun di Desa Rendu Butowe; Rendu Ola, Jawatiwa, Roga-roga dan Malapoma, lokasi Waduk Lambo.

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Lokasi rencana pembangunan Waduk Lambo di Jawakisa, Desa Rendu Butowe, Nagekeo 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Kabar baik datang dari empat Dusun di Desa Rendu Butowe; Rendu Ola, Jawatiwa, Roga-roga dan Malapoma, lokasi Waduk Lambo.

Sikap masyarakat di empat dusun itu mulai melunak dan siap mendeklarasikan dukungannya terhadap Pembangunan Waduk Lambo di Lowo Se.

Kabar baik itu disampaikan Bupati Nagekeo, Elias Djo ketika dikonfirmasi tentang perkembangan rencana pembangunan Waduk Lambo, di Hotel Sasandy Mbay, Senin (8/5/2017).

Bupati Elias mengungkapkan, masyarakat di empat dusun itu sedang mempersiapkan pernyataan dukungan terhadap Waduk Lambo yang akan diserahkan ke pemerintah dalam waktu dekat.

"Sikap masyarakat sudah mulai melunak dan siap mendukung pembangunan Waduk Lambo. Kita patut berterima kasih kepada masyarakat Rendu Ola, Jawa Tiwa, Roga,Malapoma dan masyarakat Rendu pada umumnya," kata Elias.

Elias menjelaskan, lokasi Waduk Lambo yang layak sesuai hasil survey hanya di Lowo Se. Sedangkan di Malawaka dan Lowopebhu, sesuai hasil survey ternyata memang tidak layak.

"Selama ini yang tidak dukung Pembangunan Waduk Lambo di Lowo Se dari Dusun Malapoma. Ternyata tidak semua. Hanya sebagian kecil. Karena itu, empat dusun itu sepakat untuk mendukung Waduk Lambo. Kita berharap dalam waktu dekat segera ada pernyataan sikap," demikian Elias.

Kisruh tentang pembangunan Waduk Lambo berlangsung hampir setahun. Kisruh tersebut berakhir dengan aksi pembakaran peralatan survey oleh sekelompok orang yang diduga oknum-oknum penolak lokasi Waduk Lambo di Lowo Se.

Kisruh Waduk Lambo bahkan sempat sampai ke telinga Presiden Jokowi. Jokowi kemudian mengutus staf khusus, Goris Mere turun ke Rendu Butowe bertemu dengan Forum Penolakan Waduk Lambo. Terakhir, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya juga menyambangi Masyarakat Penolak Waduk Lambo.

Dalam pertemuan itu, masyarakat yang tergabung dalam Forum Penolakan Waduk Lambo tetap menolak lokasi Pembangunan Waduk Lambo di Lowo Se dan meminta pemerintah untuk melakukan survey di Lowopebhu.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved