VIDEO

VIDEO: Syahbandar Tenau Bilang Jika ada Oknum KSOP yang Nakal Saya Sikat

Kepala KSOP Tenau kupang, Herman Pattiasina menegaskan akan menindak tegas oknum pegawai yang nakal melakukan pungli terhadap nelayan.

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tenau kupang, Herman Pattiasina menegaskan akan menindak tegas oknum pejabat atau petugas KSOP yang 'bermain' melakukan pungli terhadap nelayan pemilik kapal ikan.

"Kalau masih ada oknum pegawai yang nakal, ya itu pasti saya sikat deh, ga ada ampun itu," tegas Herman, Selasa (2/5/2017) , di ruang kerjanya.

Herman yang baru mengikuti serah terima jabatan, Sabtu (6/5/2017) telah mengumpulkan semua pejabat struktural dan fungsional untuk memberikan arahan pada Selasa pagi. Dalam arahannya Herman minta pejabat dan petugas KSOP menjalankan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing secara profesional.

Menurut Herman, masalah dugaan pungli terhadap nelayan yang diangkat oleh media akan menjadi fokus perhatiannya untuk segera diberantas. Dan langkah awal untuk antisipasi, Herman akan meminta setiap petugas dan pejabat di KSOP untuk menandatangani pakta integritas, yang isinya antara lain pernyataan bersedia menjalankan pekerjaan secara profesional sesuai aturan yang berlaku. Dan jika melanggar akan dikenakan sanksi, baik administrasi maupun sanksi hukum pidana hingga pemecatan.

"Saya akan bikin sesederhana mungkin. Saya akan tekankan, kalau menurut aturan harus dijalankan, ya kita jalankan, kalau menurut aturan itu tidak boleh dijalankan, ya jangan dilakukan. Itu komitmen saya. Para pejabat struktural dan fungsional akan menandatangani pakta integritas yang isinya semua yang dijalankan harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Jangan nanti ada yang membawa-bawa namanya saat melakukan sesuatu hal yang bertentangan dengan aturan. Saya pikir itu tidak etis," kata Herman.

Menurut Herman, sementara ini dia mneilai laporan pejabat dan petugas KSOP di Tenau Kupang sudah bagus hanya tinggal bagaimana pelayanannya ditingkatkan. "Kalau dalam pelayanan masih ada yang mengeluh, sebagai pejabat baru, nanti saya akan lihat mengeluh dari sisi mananya. Saya menilai para pejabat disini sudah menjalankan pekerjaan dengan baik. Mungkin kalau memang ada satu dua orang, mungkin yang tidak berjalan seperti sesuai aturan, maka akan saya tindaklanjuti," tegas Herman.

Herman juga menekankan agar petugas dan pejabat KSOP harus memberikan arahan baik kepada nelayan pemilik kapal ikan dan bukan 'bermain' dan menyusahkan nelayan. "Kalau dari pihak kami tidak berjalan sesuai aturan maka akan saya tindak sesuai aturan yang berlaku. Petugas jangan sampai menghalang-halangi atau tidak memperlancar dan menyulitkan nelayan. Yang kita layani adalah nelayan dan kita harus buat yang terbaik. Orang sudah susah kita susahkan lagi kan ga mungkin," kata Herman.

Herman berjanji akan memasang papan berisi tarif PNBP di loket KSOP agar setiap nelayan bisa melihat besarnya tarif PNBP. Jika ada petugas yang masih 'bermain' maka Herman akan 'sikat' alias memberikan sanksi tegas. "Pasti saya tempelkan jika seusai aturan. Jadi jangan ada yang nakal-nakal lagi gitu. Kalau masih ada oknum pegawai yang nakal, ya itu pasti saya sikat deh, ga ada ampun itu," kata Herman.

Menurut Herman, pejabat dan petugas KSOP bekerja dan sudah dibayar oleh pemeirntah dan Negara sehingga sudah sepantasnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat nelayan.

Halaman
12
Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved