Liga Indonesia

Timo Scheunemann Pasrah Diberhentikan Setelah Kekalahan Ketiga Persiba

Ini adalah kekalahan ketiga beruntun bagi tim asuhan Timo Scheunemann itu. Sang pelatih berdarah Jerman itu

Timo Scheunemann Pasrah Diberhentikan Setelah Kekalahan Ketiga Persiba
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Pelatih Persiba Balikpapan, Timo Scheunemann (kanan) saat konferensi pers seusai dikalahkan Arema FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (1/5/2017) 

POS KUPANG.COM, MALANG - Asa Persiba Balikpapan untuk memperbaiki keadaan akhirnya kandas. Tim asal Kalimantan Timur itu kalah tipis 0-1 saat menjamu Arema FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (1/5/2017).

Ini adalah kekalahan ketiga beruntun bagi tim asuhan Timo Scheunemann itu. Sang pelatih berdarah Jerman itu pun siap menerima risiko diberhentikan.

Pada laga di Stadion Gajayana, Persiba sebenarnya sempat membuat Arema kesulitan. Namun, Arema tetap bisa mencuri satu gol melalui Dedik Setiawan melalui tendangan datarnya ke gawang Yoewanto Stya Beny.

Meski kalah, Timo Scheunemann mengatakan bahwa permainan dan perlawanan timnya sudah maksimal.

"Pertandingan yang saya rasa sangat layak ditonton oleh banyak orang. Saya rasa ini iklan untuk sepak bola Indonesia karena kedua tim bermain dengan baik," katanya saat konferensi pers seusai laga.

Timo mengatakan, tekanan pada timnya dirasakan pada 15 menit pertama pertandingan. Setelah itu, ia menilai timnya mampu keluar dari tekanan dan balik menyerang. Namun, tak ada satu gol pun tercipta untuk Persiba.

"Pada 15 menit awal, kami tertekan. Ada badai Arema pada 15 menit pertama. Setelah itu, kami bisa seimbang dengan Arema. Bahkan, bisa dikatakan kami juga layak menang. Bahasa jawanya unda-undi," katanya.

Dengan hasil itu, Persiba Balikpapan sudah mengoleksi tiga kali kekalahan berturut-turut. Pertama, Persiba kalah melawan Persija 0-2 dalam laga perdana di Stadion Gajayana. Lalu, Persiba juga kalah saat bertandang ke Perseru Serui 1-2.

Bagi Timo, awal kompetisi merupakan awal yang buruk untuk timnya. Namun, ia melihat timnya sudah mulai bangkit.

"Memang sekarang kemarau, kami tiga kali kalah. Tetapi, musim hujan akan datang," ucap dia menganalogikan perjuangan timnya.

Halaman
12
Editor: Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved