Berita Flores Lembata Alor

RSUD dr.TC.Hillers Dirubuhkan, Bangun Baru Rp 170 M

Bangunan baru tahap pertama senilai Rp 25.940.945.000, dikerjakan PT Wae Laku Abadi dari Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/EGINIUS MO'A
Mgr. Gerulfus Kherubim Parera, SVD menaruh batu menandai dimulainya pembangunan gedung RSUD dr.T.C.Hillers Maumere di Pulau Flores, Sabtu (29/4/2017). 

Laporan wartawan Pos Kupang, Eugenius Mo'a

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Bangunan utama gedung RSUD dr.T.C.Hillers Maumere di Pulau Flores dikerjakan pasca gempa bumi dan tsunami melanda Kota Maumere 1992 telah dirubuhkan rata tanah.

Pada lokasi bangunan lama ini didirikan bangunan tiga lantai merupakan tahap pertama dari lima tahap pembangunan senilai Rp 170 miliar.

Hari Sabtu pagi (29/4/2017) dimulai peletakan batu pertama pembangunan dilakukan Bupati Sikka, Drs.Yosef Ansar Rera, bersama Uskup Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira, SVD, dan anggota Forkompimda Sikka.

Bangunan baru tahap pertama senilai Rp 25.940.945.000, dikerjakan PT Wae Laku Abadi dari Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Direktur RSUD TC Hillers, dr. Junaedi R.S.Sinaga, menjelaskan lantai satu bangunan diperuntukan bagi poliklinik spesialis dan fisioterapi. Lantai dua poliklinik spesialis, poliklinik eksekutif dan ruang hemodialisa, dan lantai tiga diperuntukan kepada ruang direktur, kepala bidang dan ruang pertemuan.

"Terbaru dari poliklinik eksekutif diperuntukan bagi dokter spesialias dari Jawa dan Bali yang melakukan praktek sore di RS. Poliklinik eksekutif melakukan pelayanan rutin," kata Sinaga.

Sinaga mengatakan, pembangunan lantai tiga gedung ini merupakan master plan RS dari lima tahap diperkirakan memakan anggaran Rp 170 miliar. Tahap kedua 2018 akan menghabiskan anggaran Rp 41 miliar.

Peningkatan prasarana dan fasilitas ini sejalan dengan status RSUD TC Hillers sebagai RS rujukan bagi empat kabupaten yakni Lembata, Flores Timur, Sikka dan Ende.

Target jangka penjang menjadikan RSUD TC Hillers menjadi RS Tipe B setelah RS Prof WZ Johannes Kupang. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved