Dua Pencuri Bunuh Dosen Undip, Mayatnya Dibuang di Banjarnegara

Hilangnya Nanik Tri Mulyadi (72) melibatkan personel Sat Reskrim Polrestabes Semarang, Polsek Semarang Tengah, Polres Wonosobo dan Polres Banjarnegara

Dua Pencuri Bunuh Dosen Undip, Mayatnya Dibuang di Banjarnegara
Istimewa
Nanik Tri Mulyani (72), dosen Fakultas Kedokteran Undip semasa hidup. ISTIMEWA 

POS KUPANG.COM, SEMARANG -- Hilangnya Nanik Tri Mulyadi (72) melibatkan personel Sat Reskrim Polrestabes Semarang, Polsek Semarang Tengah, Polres Wonosobo dan Polres Banjarnegara.

Warga Jalan Plampitan, Semarang Tengah, Jawa Tengah, yang hilang Minggu (23/4/2017) lalu ditemukan tewas dibunuh dan mayatnya dibuang di Banjarnegara.

Supardi (22), warga Dusun Banyu Kembar, Desa Krangen Wetan, Watu Malang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Nanik Tri Mulyani (72), dosen Fakultas Kedokteran Undip. DOKUMENTASI HUMAS POLSEK SEMARANG TENGAH
Supardi (22), warga Dusun Banyu Kembar, Desa Krangen Wetan, Watu Malang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Nanik Tri Mulyani (72), dosen Fakultas Kedokteran Undip. DOKUMENTASI HUMAS POLSEK SEMARANG TENGAH ()

"Kasus ini masuk tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ungkap Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Kemas Indra Natanegara, saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Sabtu (29/4/2017).

Penyidik menjerat dua tersangka pasal 365 ayat 3 dan 4 KUHP. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, itu dibunuh karena memergoki dua pelaku sedang mencuri.

Kedua pelaku adalah Parman (22) dan Supardi (22), warga Dusun Banyu Kembar, Desa Krangen Wetan, Watu Malang, Kabupaten Wonosobo, Jateng.

"Supardi sudah kami tangkap, sedangkan Parman masih DPO (daftar pencarian orang)," imbuh Kemas. (Tribun Jateng, Daniel Arie Purnomo)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved