Brasil Rusuh, Kendaraan Dibakar dan Toko Dijarah

Kekerasan terjadi di Brasil, Jumat (28/4/2017) malam atau Sabtu ini WIB, pada akhir aksi pemogokan umum yang pertama kali dilakukan di negara tersebut

Editor: Alfred Dama
AFP
Polisi militer menembakkan gas air mata dan peluru karet di pusat kota Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (28/4/2017) petang. 

POS KUPANG.COM, RIO DE JANEIRO -- Kekerasan terjadi di Brasil, Jumat (28/4/2017) malam atau Sabtu ini WIB, pada akhir aksi pemogokan umum yang pertama kali dilakukan di negara tersebut sejak 20 tahun terakhir.

Bus-bus dan mobil-mobil dibakar di pusat kota Rio de Janeiro, kota terbesar dan teramai di Brasil ini.

Getty/BBC Bus dan mobil dibakar di jalanan di Rio de Janerio, Brasil, Jumat (28/4/2017) malam atau Kamis (29/4/2017) WIB.
Getty/BBC Bus dan mobil dibakar di jalanan di Rio de Janerio, Brasil, Jumat (28/4/2017) malam atau Kamis (29/4/2017) WIB. ()

Para aktivis memblokade jalan-jalan utama, membakar dan merusak toko, serta menguras semua isi toko.

Selama beberapa hari, protes berlangsung damai. Namun, pada Sabtu (29/4/2017), banyak orang tetap tinggal di rumah dan toko-toko, sekolah, bank di seluruh negara masih tutup.

Organisasi buruh menyebut pemogokan ini sebagai protes untuk mengusulkan reformasi jaminan pensiun.

Presiden Brasil Michel Temer mengatakan dia menyesalkan insiden di Rio. Tetapi dia menekankan bahwa dia akan melanjutkan “upayanya untuk memodernisasi negara”. 

Para pekerja di Brasil dan pemerintah bekerja sama, kata Temer, untuk membuat negara ini keluar dari “resesi yang terburuk dalam sejarah nya".

Serikat pekerja mengatakan, orang termiskin di Brasil menanggung biaya perubahan yang salah satunya menaikkan usia pensiun dan mengurangi manfaatnya.

Pemerintah berpendapat bahwa kebijiakan itu dibutuhkan untuk menghindari kegagalan sistem pensiun.

ampak pemogokan itu terasa di seluruh wilayah Brasil, banyak orang bertahan di rumah, sementara yang lain hanya bekerja di pagi hari.

Di sejumlah kota seperti Sao Paulo, Rio dan kota-kota lain, banyak jalan ditutup atau diblokade. (BBC Indonesia)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved